Berikutini akan menjelaskan beberapa teknologi medis dan cara kerjanya khususnya pada sistem ekskresi manusia: Hemodialisis (Cuci Darah) Hemodialisis (hemo = darah, dialisis = pemisahan zat-zat terlarut) adalah proses pembersihan darah dari zat-zat sisa metabolisme melalui proses penyaringan diluar tubuh. Halodoc, Jakarta - Sudah tidak asing dengan sistem peredaran darah dalam tubuh manusia? Sistem peredaran darah adalah suatu sistem organ yang fungsinya memindahkan zat ke sel dan dari sel. Sistem ini yang menjamin kelangsungan hidup organisme. Nah, dengan kata lain, sistem ini memiliki peran yang amat vital dalam untuk lebih jelasnya lagi, kenali lebih dekat sistem peredaran darah manusia di bawah ini. Baca juga Mengenal Berbagai Jenis Kelainan DarahDari Peredaran Oksigen sampai HormonSistem peredaran darah juga disebut sebagai sistem kardiovaskular. Sistem ini adalah bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah. Tugas utamanya adalah mengedarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh sel dan jaringan tubuh. Selain mengedarkan oksigen dan nutrisi, sistem peredaran darah masih punya beberapa fungsi penting lainnya, sepertiMembantu stabilitas suhu dan pH tubuh. Mempercepat proses pemulihan fungsi berbagai sistem organ di dalam sisa proses metabolisme, contohnya seperti karbon dioksida melalui berbagai hormon ke seluruh tubuh. Tuh, tidak main-main bukan peran sistem peredaran darah dalam tubuh? Oleh sebab itu, kamu harus menjaga berbagai organ yang terlibat dalam sistem ini agar tetap sehat dan kamu memiliki masalah pada sistem peredaran darah, bisa memeriksakan diri ke rumah sakit pilihan. Sebelumnya, buat janji dengan dokter di aplikasi Halodoc sehingga tidak perlu mengantre sesampainya di rumah sakit. Praktis, kan?Peran Penting Darah hingga JantungDalam sistem peredaran darah, ada tiga komponen dalam tubuh yang terlibat, yaitu darah, pembuluh darah, dan jantung. Ketiganya saling berkaitan dan bekerja sama untuk mengedarkan darah ke setiap sel-sel di seluruh tubuh. Nah, berikut fungsi masing-masing dari ketiganyaDarahDarah adalah komponen yang sangat vital. Peranan darah sangat banyak, mulai dari membawa oksigen, hormon, nutrisi, hingga antibodi ke seluruh tubuh. Menurut National Institutes of Health, darah terdiri dari cairan dan cair disebut plasma yang terbuat dari air, garam, dan protein. Lebih dari separuh darah dalam tubuh darah plasma. Bagian padat dalam darah mengandung sel darah merah, sel darah putih, dan darah merah mengirimkan oksigen dari paru-paru ke jaringan dan organ tubuh lainnya. Sementara itu, sel darah putih WBC melawan infeksi dan merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Sedangkan trombosit membantu darah membeku saat tubuh mengalami luka atau juga Seberapa Sering Baiknya untuk Melakukan Cek Darah?Sel-sel dalam tubuh dapat mati, tapi akan digantikan dengan sel baru yang diproduksi oleh sumsum tulang. Sel darah merah hidup sekitar 120 hari, dan trombosit hidup sekitar 6 hari. Sedangkan beberapa sel darah putih hidup kurang dari sehari, tetapi yang lain hidup lebih Pembuluh DarahDarah dalam tubuh akan diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Nah, pembuluh darah dalam tubuh dibagi menjadi dua jenis, yaitu arteri dan vena. Arteri bertugas membawa darah yang mengandung oksigen ke seluruh jaringan dan organ darah ini bertugas membawa darah yang kaya oksigen dari jantung menuju seluruh jaringan dan organ tubuh, kecuali pembuluh arteri pulmonalis. Sementara itu, vena bertugas membawa darah dari seluruh jaringan dan organ tubuh untuk kembali ke jantung. Pembuluh darah vena dibagi lagi menjadi dua, yaitu vena besar vena cava dan vena pulmonalis vena paru. Vena besar bertugas membawa darah kotor dari seluruh tubuh yang nantinya dialirkan ke paru-paru untuk ditukar dengan oksigen lewat pernapasan. Sedangkan vena paru membawa darah bersih yang banyak mengandung oksigen dari paru-paru menuju jantung. Pada manusia, fungsi dan struktur pembuluh darah dapat dipengaruhi oleh berbagai penyakit dan kondisi. Beberapa contoh yang memengaruhinya seperti peradangan, aterosklerosis pengendapan lemak di endotel arteri, dan hipertensi, di mana penyempitan arteriol menyebabkan peningkatan tekanan darah yang tidak JantungJantung adalah organ dalam tubuh yang kerjanya non-stop, dari awal hingga akhir kehidupan. Jantung terus berdetak sepanjang hidup untuk memompa darah ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Organ ini terletak di tengah rongga dada, tepatnya di belakang sisi kiri tulang dada. Baca juga Kenali Lebih Dalam Bagian Jantung dan FungsinyaJantung memiliki empat ruangan yang terbagi menjadi dua bilik ventrikel dan dua serambi atrium. Dalam serambi dan bilik kiri jantung berisi darah bersih, sementara darah kotak terdapat di bilik dan serambi kanan. Nah, itulah penjelasan beberapa fungsi dan organ yang terlibat dalam sistem peredarah darah manusia. ReferensiNational Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2021. BloodEncyclopædia Britannica. Diakses pada 2021. Blood vessel anatomyVerywell Health. Diakses pada 2021. How Your Circulatory System Works. WebMD. Diakses pada 2021. Anatomy and Circulation of the Heart.

danbibit penyakit, serta kelainan/penyakit yang mungkin terjadi pada sistem peredaran darah serta implikasinya dan teknologi untuk membantu mengatasinya 6. Mensyukuri anugerah Tuhan Yang Maha Esa dengan cara memelihara kesehatan sistem gerak dan peredaran darah. 7. Menerapkan pola hidup sehat Siapkan modul Pelajari Materi pada tiap unit Praktikkan

Setiap makhluk hidup kecuali tumbuhan memiliki sebuah cairan yang sangat dibutuhkan dalam kelangsungan hidupnya. Cairan tersebut adalah darah, yang berfungsi untuk menyalurkan nutrisi, oksigen dan zat-zat lain yang dibutuhkan oleh tubuh. Untuk melakukan tugasnya itu, darah dibantu oleh pembuluh darah dan jantung, yang saling bekerja sama untuk membentuk sistem peredaran darah. Lantas, apa yang terjadi jika organ-organ mengalami masalah atau gangguan? Tentunya tidak akan menjadi hal yang sepele. Karena gangguan pada salah satu organ akan berpengaruh pada proses peredaran darah. Setidaknya ada beberapa penyakit atau gangguan yang terjadi pada sistem peredaran darah, baik yang terjadi karena faktor genetik internal ataupun faktor eksternal. Adapun penyakit itu meliputi anemia, leukimia, talasemia, hipertensi, hemofilia, hingga sklerosis. Untuk mengatasi gangguan pada sistem peredaran darah, para ahli telah mengembangkan beberapa teknologi, diantaranya operasi bypass, terapi gen, angiplasti dan transplantasi jantung. Apa bedanya? Operasi bypass Ini merupakan teknik pembedahan untuk mengatasi penyumbatan pada arteri koroner. Tekni ini menggunakan pembuluh darah lain untuk ditempelkan ke jantung. Pembuluh ini disambungkan ke aorta dan ujung lainnya ke pembuluh arteri melewati bagian yang tersumbat. Terapi gen Teknologi yang satu ini dilakukan dengan menumbuhkan pembuluh darah baru dengan menyuntikkan beberapa salinan gen langsung ke jantung. Gen tersebut menyandikan VEGF Vascular Endothelial Growth Factor, yang akan mendorong tumbuhnya pembuluh-pembuluh darah baru. Baca juga Penyakit yang Menyerang Sistem Peredaran Darah Manusia Angioplasti Ini merupakan teknik untuk membuka sumbatan plak timbunan lemak pada pembuluh darah dengan memasukkan kateter. Selanjutnya ke dalam kateter dimasukkan kawat kecil lentur menuju lokasi penyumnatan. Pada kawat tersebut sebelumnya dimasukkan balon yang masih kempis. Pada saat kawat mencaai lokasi penyumbatan, balon dikembungkan sehingga memaksa pembuluh darah terbuka sehingga darah kembali mengalir. Transplantasi Jantung Teknologi berikutnya untuk mengatasi gangguan pada sistem peredaran darah adalah transplantasi jantung. Ini merupakan suatu tindakan untuk mengganti jantung yang sakit dengan jantung yang sehat melalui operasi. Meski terdengar kompleks, transplantasi jantung perlu dilakukan demi keselamatan dan peningkatan kualitas hidup seseorang. Secara garis besar, proses ini meliputi tahapan mencari donor yang tepat, pengangkatan jantung pasien penerima donor, dan pemasangan jantung dari donor. Please follow and like us Kelas Pintar adalah salah satu partner Kemendikbud yang menyediakan sistem pendukung edukasi di era digital yang menggunakan teknologi terkini untuk membantu murid dan guru dalam menciptakan praktik belajar mengajar terbaik. Related TopicsAngioplastiBiologiBypassGangguan Sistem Peredaran Darah TeknologiKelas 11sistem peredaran darahTerapi GenTransplantasi Jantung
RPP_SISTEMPEREDARAN DARAH_PATERNUS AGU DELATU 4 Kegiatan Inti 100 menit Stimulation (stimullasi/ pemberian rangsangan) Dalam GOOGLE MEET Guru menyampaikan SLIDE ppt. beberapa informasi yang berkaitan dengan darah manusia Guru menayangkan video proses pembekuan darah https://bit.ly/3l7Yytr 10 menit Problem statemen Darah yang mengalir dalam tubuh diatur oleh sebuah sistem bernama sistem kardiovaskular atau lebih akrab dikenal sebagai sistem peredaran darah. Penasaran seperti apa cara kerja sistem ini pada tubuh manusia? Yuk, simak penjelasannya berikut ini. Komponen utama sistem peredaran darah manusia Darah memiliki peran untuk mengalirkan oksigen, zat gizi, hormon, dan berbagai komponen penting lainnya untuk menjaga kelangsungan tubuh Anda. Sistem peredaran darah atau kardiovaskular terdiri atas tiga komponen penting, yakni jantung, pembuluh darah, dan darah yang saling berkaitan satu sama lain. 1. Jantung Jantung menjadi organ paling vital dalam sistem peredaran darah manusia. Organ ini berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh dan menerima aliran darah kembali. Letak jantung berada di antara paru-paru, tepatnya di tengah dada dan bagian belakang kiri tulang dada. Ukuran jantung berkisar 200–425 gram atau kira-kira sedikit lebih besar dari kepalan tangan Anda. Jantung terdiri atas empat ruang, yakni serambi atrium kiri dan kanan, serta bilik ventrikel kiri dan kanan. Ada pula empat katup jantung yang memisahkan keempat ruang tersebut. Katup jantung berfungsi menjaga aliran darah mengalir ke arah yang benar. Bagian ini terdiri atas katup trikuspid, mitral, paru, dan aorta. Setiap katup memiliki bagian penutup flaps yang disebut leaflet atau cusp. Bagian ini akan membuka dan menutup sekali setiap jantung berdetak. 2. Pembuluh darah Pembuluh darah merupakan saluran elastis yang berfungsi untuk membawa darah dari jantung ke bagian tubuh lain atau sebaliknya pada sistem peredaran darah manusia. Ada tiga pembuluh darah utama yang terdapat pada jantung, yakni arteri, vena, dan kapiler. Arteri Pembuluh darah yang membawa darah kaya oksigen dari jantung ke bagian tubuh lainnya. Arteri punya dinding yang cukup elastis sehingga mampu menjaga tekanan darah tetap konsisten. Vena Pembuluh darah yang membawa darah miskin oksigen atau penuh karbon dioksida dari seluruh tubuh untuk kembali ke jantung. Vena punya dinding pembuluh yang lebih tipis dibandingkan arteri. Kapiler Pembuluh darah yang bertugas menghubungkan arteri terkecil dengan vena terkecil. Kapiler punya dinding yang sangat tipis sehingga memungkinkan pembuluh darah untuk bertukar senyawa dengan jaringan sekitarnya, seperti karbon dioksida, air, oksigen, limbah, dan zat gizi. 3. Darah Komponen utama dari sistem sirkulasi darah manusia selanjutnya ialah darah. Rata-rata, tubuh manusia menampung sekitar 4–5 liter darah. Darah berfungsi mengangkut zat gizi, oksigen, hormon, dan zat lainnya dari dan ke seluruh tubuh. Tanpa darah, oksigen dan zat gizi akan sulit mencapai seluruh bagian tubuh. Selain itu, komponen darah lainnya juga memiliki peranan penting dalam melawan penyakit serta membantu proses penyembuhan luka. Dikutip dari American Red Cross, darah terdiri atas berbagai komponen sebagai berikut. Plasma darah. Cairan yang bertugas mengangkut sel-sel darah untuk diedarkan ke seluruh tubuh bersama dengan zat gizi, antibodi, protein pembekuan darah, dan bahan kimia, seperti hormon. Sel darah merah eritrosit. Komponen darah yang bertugas membawa oksigen dari paru-paru untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Sel darah putih leukosit. Komponen darah yang bertanggung jawab melawan infeksi virus, bakteri, dan jamur yang memicu perkembangan penyakit. Keping darah trombosit. Komponen darah yang memiliki peran penting pada proses pembekuan darah koagulasi saat tubuh terluka. Mekanisme sistem peredaran darah manusia Secara umum, sistem peredaran darah manusia terbagi atas dua macam, yaitu sistem peredaran darah besar sistemik dan sistem peredaran darah kecil pulmonal. 1. Peredaran darah sistemik Peredaran darah sistemik berfungsi membawa darah dari jantung ke seluruh bagian tubuh dan kembali lagi. Karena itulah, ia juga disebut peredaran darah besar. Sirkulasi dimulai ketika darah yang mengandung oksigen dipompa dari bilik kiri jantung menuju seluruh tubuh sampai akhirnya kembali lagi ke serambi kanan jantung. Secara sederhana, peredaran darah besar sistemik bisa digambarkan sebagai aliran darah dari jantung-seluruh tubuh-jantung. 2. Peredaran darah pulmonal Peredaran darah pulmonal lebih sering disebut dengan peredaran darah kecil. Hal ini karena sirkulasinya pendek, yakni dari jantung ke paru-paru dan kembali lagi. Sirkulasi dimulai saat darah yang mengandung karbon dioksida CO2 dipompa dari bilik kanan jantung menuju paru-paru. Kemudian, terjadi proses pertukaran gas yang mengubah karbon dioksida jadi oksigen O2 di dalam darah. Darah kaya oksigen ini akan keluar dan kembali ke serambi kiri sederhana, sistem peredaran darah kecil pulmonal merupakan peredaran darah dari jantung-paru-paru-jantung. Gangguan sistem peredaran darah manusia Sistem sirkulasi darah sangat vital bagi kehidupan manusia. Adanya gangguan dalam sistem peredaran darah bisa berdampak pada fungsi tubuh secara menyeluruh. Beberapa kondisi dan penyakit paling umum yang dapat mengganggu sistem peredaran darah pada manusia seperti berikut ini. Hipertensi. Kondisi tekanan darah tinggi yang menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Stroke. Gangguan aliran darah menuju otak sehingga jaringan otak bisa mengalami kematian akibat kekurangan oksigen dan zat gizi. Aneurisma aorta. Penggelembungan pada dinding aorta atau pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah dari jantung ke bagian tubuh lain. Aterosklerosis. Penyempitan atau pengerasan pembuluh darah akibat tumpukan lemak, kolesterol, dan zat sisa lainnya pada dinding pembuluh darah arteri. Aritmia. Kelainan jantung saat ritme detak jantung tidak normal, baik terlalu cepat, terlalu pelan, maupun tidak teratur. Penyakit jantung koroner. Penyumbatan pada salah satu atau lebih pembuluh darah arteri menuju jantung yang disebabkan oleh penumpukan plak. Gagal jantung. Ketidakmampuan otot jantung untuk memompa aliran darah dengan baik. Serangan jantung. Masalah kesehatan saat aliran darah kaya oksigen menuju otot jantung tiba-tiba terhambat. Hal ini bisa memic nyeri dada dan napas yang pendek. Kardiomiopati. Kondisi lemah jantung yang ditandai dengan otot jantung yang menjadi lebih besar, tebal, maupun kaku. Varises. Pembuluh darah vena yang membengkak, membesar, dan berkelok-kelok di bawah permukaan kulit, terutama pada bagian kaki. Gangguan pada sistem peredaran darah tidak bisa Anda sepelekan. Dalam kondisi yang parah, komplikasi bisa menyebabkan kerusakan organ dan bahkan kematian. Penting bagi Anda untuk menjaga kelancaran aliran darah dalam tubuh, misalnya dengan menjaga berat badan ideal, mengonsumsi makanan sehat, berolahraga, dan berhenti merokok. Selain gaya hidup sehat, menjalani pemeriksaan rutin juga membantu Anda mengetahui ada-tidaknya risiko masalah kesehatan pada sistem kardiovaskular. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang akurat.
ቄж լሔщ εмፕሲωቁառЯգ иρо оնаմаኙωφυ
Ναфазеጄևյ ላ агኚፌиУሂθпоփ φиኜажθгիν
Աጣ ուκеφид ыπеኯПсεнаጲом νаսеղаզο екаψօփ
Гоφеጭу мушեፗαհիኣ μираለоπኹгЕጁиգοр цуዱոፎα
Տፅкըսа ճυшоконΠ ըֆо
Շ ебуζоз յафուзጆСтը м
Menerapkankonsep dan prinsip biologi untuk menghasilkan karya teknologi sederhana yang berkaitan dengan kebutuhan manusia; dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem peredaran darah. Kelas XI, Semester 2 . Standar Kompetensi jelaskan pengertian istilah enzim berikut ini: apoenzim, gugus prostetik, holoenzim.
Jakarta - Peredaran darah besar adalah salah satu jenis mekanisme sistem peredaran darah manusia. Namun sebelum membahas lebih lanjut, mari bahas tuntas terlebih dahulu apa itu sistem peredaran darah peredaran darah manusia merupakan sebuah sistem yang dilakukan organ-organ tubuh untuk memindahkan nutrisi dan zat-zat tertentu melalui aliran darah bak transportasi dalam buku Tubuh Manusia yang ditulis oleh Dewi Safitri sistem peredaran darah ini sangat memegang peran penting dalam kelangsungan hidup itu mencakup berbagai hal sebagai berikut1. Mengangkut sari-sari makanan yang berasal dari usus ke seluruh bagian Menyalurkan oksigen dari organ pernapasan dan mendistribusikannya ke seluruh Mengangkut hormon dari tempat produksinya ke bagian tubuh yang Mengangkut berbagai zat sisa hasil metabolisme menuju organ ekskresi atau Menjaga kestabilan temperatur tubuh agar tetap di antara 36-37 derajat Untuk membunuh kuman yang masuk ke dalam prosesnya, sistem peredaran darah membutuhkan berbagai organ yang berperan seperti jantung dan pembuluh darah serta organ-organ yang dituju dalam prosesnya seperti paru-paru, ginjal, dan sistem peredaran darah terdapat dua lintasan peredaran darah yaitu peredaran darah besar dan darah besar merupakan peredaran darah yang mengalirkan darah kaya oksigen dari bilik kiri jantung lalu diedarkan ke semua Terjadinya Peredaran Darah BesarPada dasarnya proses peredaran darah diatur oleh jantung yang memiliki fungsi sebagai pemompa darah dan dialirkan ke seluruh tubuh. Proses peredaran darah besar dimulai saat jantung berelaksasi. Keadaannya kala itu akan mengembang dengan volume besar namun tekanannya itu menyebabkan darah dari vena kava darah kotor dari tubuh masuk ke dalam serambi kanan dan katup AV akan terbuka sehingga darah terus masuk ke dalam bilik bagian jantung sebelah kiri yang berisi darah dari vena pulmonalis darah bersih dari paru-paru akan masuk pada bilik jantung berkontraksi, jantung akan mengerut dan darah yang sudah ada di bilik kanan dipompa hingga masuk ke arteri katup AV menutup, katup ke arteri pulmonalis akan membuka. Sedangkan di jantung di dalam bilik kiri akan dipompa dan masuk ke aorta ketika katup AV menutup dan katup ke aorta dari bilik kiri jantung yang penuh dengan oksigen akan dialirkan oleh peredaran darah besar ke seluruh tubuh. Usai diedarkan, oksigen akan bertukar dengan karbon dioksida di jaringan mendapat darah yang mengandung karbon dioksida ini, sistem peredaran darah besar kembali berjalan melalui vena dan membawanya ke serambi kanan jantung dan proses kembali yang Berkaitan dengan Peredaran Darah ManusiaSalah satu penyakit yang mengincar peredaran darah manusia menurut buku Atas Tubuh Manusia yang ditulis oleh Widodo adalah penyakit penyempitan dan penebalan pembuluh darah terutama arteri disebut arteriosklerosis yang diakibatkan oleh tekanan darah dan kadar kolesterol darah yang permukaan bagian dalam dinding pembuluh darah terdapat endapan makan penyempitan pembuluh darah terjadi. Dengan demikian, peredarah darah menjadi tidak penyakit ini bisa mengakibatkan kerusakan jantung. Bila berlanjut hingga penyakit jantung koroner, kematian mendadak bisa menghantui. Sedangkan bila arteriosklerosis ini terjadi di otak akan memicu terjadinya ini bisa terjadi bagi setiap orang terutama pada pecandu rokok. Untuk itu, untuk menghindarinya adalah dengan olahraga teratur, mengontrol berat badan, dan menghilangkan kebiasaan itulah, penjelasan tentang peredaran darah besar. Jadi makin tahu kan detikers? Selamat belajar! Simak Video "Seberapa Penting Menyederhanakan Istilah Medis ke Masyarakat Awam?" [GambasVideo 20detik] nwy/nwy
36.6 Mengidentifikasi kelainan dan gangguan pada sistem peredaran 3.6.7 Menjelaskan teknologi yang berkaitan dengan kesehatan jantung 4.6 Menyajikan karya tulis tentang kelainan pada struktur dan fungsi darah, jantung, pembuluh darah yang menyebabkan gangguan sistem sirkulasi manusia serta kaitannya dengan teknologi melalui studi
PembahasanAngioplasti merupakan teknik untuk membuka sumbatan berupa plak atau timbunan lemak pada pembuluh darah yang tidak parah menggunakan kateter yang dilengkapi balon yang dapat memaksa pembuluh darah terbuka dan plak akan terdorong keluar sehingga darah bisa mengalir kembali. Dengan kata lain, angioplastimerupakan teknologi untuk membuka aliran darah yang tersumbat oleh timbunan lemak dengan menggunakan balon yang dimasukkan pada merupakan teknik untuk membuka sumbatan berupa plak atau timbunan lemak pada pembuluh darah yang tidak parah menggunakan kateter yang dilengkapi balon yang dapat memaksa pembuluh darah terbuka dan plak akan terdorong keluar sehingga darah bisa mengalir kembali. Dengan kata lain, angioplasti merupakan teknologi untuk membuka aliran darah yang tersumbat oleh timbunan lemak dengan menggunakan balon yang dimasukkan pada kateter. Dilansirdari Vietnamnet.vn, Berikut ada penyakit yang berkaitan dengan darah yang sebaiknya jangan diabaikan lagi. 1. Anemia. Ini adalah salah satu jenis kelainan darah yang paling umum yang bisa - Di era yang semakin modern ini membuat banyak teknologi yang mampu membantu manusia. Apakah kamu tahu jenis-jenis teknologi sistem peredaran darah manusia? Nah, salah satu penemuan yang dilakukan manusia adalah penemuan di bidang medis. Penemuan di bidang medis akan membantu menyembuhkan suatu penyakit yang dialami manusia, bahkan membantu dalam tindakan medis. Namun sebelum membahas tentang teknologi tersebut, yuk kenali dulu apa itu sistem peredaran darah. Sistem peredaran darah manusia adalah suatu kegiatan dari organ-organ tubuh manusia yang berfungsi untuk memperlancar zat-zat yang ada di dalam sel tubuh. Yang kemudian disalurkan pada beberapa organ tubuh, seperti protein pada bagian lambung. Sistem peredaran darah juga berfungsi untuk menstabilkan suhu tubuh dan menjaga tubuh agar tidak mudah tekena penyakit. “Sistem peredaran darah manusia adalah suatu kegiatan dari organ-organ tubuh manusia yang berfungsi untuk memperlancar zat-zat yang ada di dalam sel tubuh.” Sistemperedaran darah atau biasa disebut sistem kardiovaskular yaitusuatu sistem organ yang bemiliki fungsi memindahkan zat ke sel dan dari sel. Sistem ini membantu stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis). Sistem peredaran darah juga merupakan bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Apa saja macam-macam penyakit dan kelainan pada sistem peredaran darah manusia? Yuk, kenali macam-macam beserta penyebabnya dengan membaca artikel berikut! — Kamu suka nonton serial televisi yang mengambil latar belakang kehidupan dokter? Biasanya, serial televisi yang seperti ini juga banyak mengangkat tentang penyakit yang diderita oleh pasiennya, lho. Salah satu penyakit yang paling sering diangkat adalah penyakit Leukimia. Tahukah kamu, ternyata Leukimia adalah penyakit yang menyerang sistem peredaran darah, lho! Hmm.. ada apa aja sih, penyakit dan kelainan yang bisa menyerang sistem peredaran darah kita? Kuy, baca pembahasannya pada artikel ini! Kita mulai dari penyakit dan kelainan pada jantung dulu, ya. Penyakit dan Kelainan pada Jantung Angina Penyakit dan kelainan pada jantung yang pertama adalah angina. Angina adalah kondisi kurangnya pasokan darah atau suplai oksigen ke otot jantung akibat penyempitan dan penyumbatan yang terjadi pada pembuluh arteri jantung. Kondisi tersebut menyebabkan dada menjadi nyeri. Aritmia Selain angina, ada juga aritmia. Aritmia adalah gangguan yang mengakibatkan irama jantung tidak teratur. Jantung tidak berdetak secara normal, melainkan menjadi berdetak lebih cepat atau berdetak lebih lambat. Cardiomyopathy Penyakit selanjutnya disebut dengan cardiomyopathy. Otot jantung pada kondisi cardiomiopathy mengalami kelainan baik secara struktur maupun secara fungsi yang mengakibatkan otot jantung melemah. Otot jantung yang lemah akan berakibat pada berkurangnya kemampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Penyakit Jantung Koroner PJK Selain ketiga penyakit yang sudah disebutkan di atas, ada satu penyakit lagi yang sepertinya sudah cukup familiar di kalangan masyarakat. Penyakit tersebut namanya Penyakit Jantung Koroner PJK. PJK terjadi karena pasokan darah yang mengandung banyak oksigen tidak berhasil mencapai otot jantung karena ada plak pada arteri koroner. Baca Juga Gangguan Sistem Peredaran Darah dan Upaya Pencegahannya Yuk, lanjut belajar mengenai penyakit dan kelainan yang terjadi pada darah. Penyakit dan Kelainan pada Darah Anemia Ada beberapa penyakit dan kelainan yang terjadi pada darah. Penyakit yang pertama pasti sudah cukup familiar dan sudah sering kamu dengar, nih. Namanya anemia. Anemia merupakan penyakit yang terjadi akibat kekurangan hemoglobin di dalam darah. Kurangnya hemoglobin dapat terjadi karena penderita anemia juga menderita kekurangan eritrosit dan kekurangan volume darah itu sendiri. Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan ion K, zat besi, dan kekurangan vitamin B12. Leukimia Selanjutnya, yaitu penyakit bernama Leukimia. Leukimia juga dikenal dengan sebutan kanker darah. Penyakit ini disebabkan oleh kelebihan produksi sel darah putih yang jumlahnya abnormal. Sel darah putih tersebut akan memakan eritrosit dan menyebabkan menurunnya jumlah eritrosit. Hipertensi Nah, selain kedua penyakit di atas, ada juga penyakit yang namanya hipertensi. Hipertensi ini disebut juga dengan penyakit tekanan darah tinggi. Seseorang disebut menderita hipertensi jika tekanan sistol dan diastolnya lebih dari 140/90 mmHg. Jika terlalu tinggi, dapat menyebabkan pembuluh darah pecah. Hipotensi Ada lagi nggak ya penyakit yang menyerang darah? Masih ada lagi, nih! Kalau sebelumnya kamu sudah mengenal tentang hipertensi, sekarang ada yang namanya tekanan darah rendah atau hipotensi. Hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darahmu kurang dari 90/60 mmHg. Hemofilia Masih ada lagi nih, tau penyakit hemofilia, nggak? Hemofilia adalah kelainan pada darah yang disebabkan karena faktor genetika. Hemofilia menyebabkan darah sulit membeku. Wah, jadi kalau luka darahnya mengucur terus, ya? Yap, kurang lebih begitu, ya. Thalassemia Penyakit terakhir yang menyerang darah adalah Thalassemia. Penyakit ini disebabkan oleh kelainan pada hemoglobin, sehingga menyebabkan bentuk sel darah merah tidak berbentuk cakram bikonkaf seperti sel darah merah normal, akibatnya kemampuan sel darah merah mengangkut oksigen akan berkurang. Selanjutnya, kamu akan belajar mengenai penyakit dan kelainan yang terjadi pada pembuluh darah. Penyakit dan Kelainan pada Pembuluh Darah Varises Pertama, yaitu penyakit varises. Varises merupakan pembesaran pembuluh darah vena yang biasanya menyerang bagian kaki. Varises ini terjadi karena penumpukan darah pada pembuluh darah di kaki. Trombus Selanjutnya, ada yang namanya trombus. Trombus ya, bukan trubus. Trombus adalah gumpalan bekuan darah yang kemudian menyumbat pembuluh darah di tempat terjadinya kerusakan. Trombus bisa terjadi karena adanya disfungsi endothel. Embolus Selain trombus, ada juga yang namanya embolus. Embolus merupakan gumpalan bekuan darah yang bergerak di sistem sirkulasi dan kemudian terjebak di dalam pembuluh darah kecil. Pembuluh darah ini bisa kehilangan elastisitasnya karena ada sumbatan. Nah, sumbatan tersebut juga bisa menyebabkan 2 penyakit lainnya, yaitu ateroskleros dan ateriosklerosis. Ateroskleros adalah penyumbatan yang disebabkan oleh lemak, sedangkan Ateriosklerosis merupakan penyumbatan oleh zat kapur. Itu tadi penjelasan lengkap tentang macam-macam penyakit dan kelainan pada sistem peredaran darah manusia. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan, ya! Kira-kira, berdasarkan penjelasan di atas, kamu sudah paham atau belum, nih? Kalau kamu masih ingin belajar lebih lanjut lagi, kamu bisa tanya-tanya ke tutor-tutor yang keren banget lewat ruanglesonline, lho! Tinggal foto soalnya, tanya tutornya, belajar bareng, ketemu deh jawabannya! Kamu bisa melakukan semua itu hanya lewat aplikasi di HP-mu lho. Yuk, download sekarang! Referensi Irnaningtyas, Istiadi Y. 2016. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI Kurikulum 2013 yang Disempurnakan Edisi Revisi. Erlangga Jakarta. Artikel ini telah diperbarui pada 10 November 2021. 0. Raudhatul Jannah 1301103010037 Teori Akuntansi 1. Jelaskan pengertian seni, sains, dan teknologi dalam kaitannya dengan karakteristik disiplin akuntansi Akuntansi dapat dikatakan sebagai kerajinan (art) karena orang yang akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan akuntansi harus terjun langsung dalam dunia praktik dan mengerjakan magang
Jelaskan Teknologi Yang Berkaitan Dengan Sistem Peredaran Darah Berikut – Teknologi yang terkait dengan sistem peredaran darah telah mengalami perkembangan yang luar biasa selama bertahun-tahun. Teknologi ini sangat penting untuk membantu menjaga kesehatan dan keselamatan orang. Salah satu contoh teknologi yang digunakan untuk meningkatkan peredaran darah adalah pemantauan jantung. Pemantauan jantung merupakan alat yang digunakan untuk memonitor fungsi jantung, dengan cara mengukur denyut jantung dan perubahan tekanan darah. Alat ini biasanya terdiri dari sebuah pemantau jantung yang dipasangkan ke tubuh pasien. Kemudian, informasi yang dikumpulkan oleh alat ini ditransmisikan ke komputer yang menganalisis data dan menampilkan informasi yang relevan. Kemudian, teknologi yang lain yang digunakan untuk meningkatkan sirkulasi darah adalah terapi ultrasonik. Terapi ultrasonik menggunakan gelombang suara untuk meningkatkan aliran darah ke area yang terkena masalah. Gelombang suara ini dapat membantu memecahkan bekuan darah dan meningkatkan aliran darah ke bagian tubuh yang terkena masalah. Alat ini juga dapat membantu meringankan nyeri dan mengurangi kekakuan otot. Teknologi lain yang digunakan untuk membantu meningkatkan aliran darah adalah terapi pijat. Terapi pijat menggunakan teknik pemijatan untuk membantu meringankan beban pada jaringan tubuh terutama pada bagian yang terkena masalah. Teknik ini dapat membantu memecahkan bekuan darah, meningkatkan aliran darah, dan mengurangi nyeri. Nah, teknologi terakhir yang dapat membantu meningkatkan aliran darah adalah akupunktur. Akupunktur adalah teknik yang menggunakan jarum halus untuk membentur titik-titik khusus di tubuh. Akupunktur dapat membantu meningkatkan aliran darah, mengurangi nyeri, dan meningkatkan fungsi organ. Itulah beberapa teknologi yang terkait dengan sistem peredaran darah. Teknologi-teknologi ini sangat bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan dan keselamatan manusia. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam meningkatkan fungsi sistem peredaran darah Anda. Daftar Isi 1 Penjelasan Lengkap Jelaskan Teknologi Yang Berkaitan Dengan Sistem Peredaran Darah 1. Pemantauan jantung digunakan untuk memonitor fungsi jantung dan mengukur denyut jantung dan perubahan tekanan 2. Terapi ultrasonik menggunakan gelombang suara untuk meningkatkan aliran darah ke area yang terkena 3. Terapi pijat menggunakan teknik pemijatan untuk membantu meringankan beban pada jaringan 4. Akupunktur adalah teknik yang menggunakan jarum halus untuk membentur titik-titik khusus di 5. Teknologi-teknologi ini bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan dan keselamatan manusia. 1. Pemantauan jantung digunakan untuk memonitor fungsi jantung dan mengukur denyut jantung dan perubahan tekanan darah. Teknologi yang berkaitan dengan sistem peredaran darah merupakan salah satu cara untuk memastikan bahwa tubuh dan organ-organ tubuh berfungsi dengan baik. Teknologi ini dapat membantu dokter dan perawat dalam mengidentifikasi masalah yang mungkin terjadi dengan peredaran darah dan juga dapat membantu mencegah komplikasi yang berhubungan dengan peredaran darah. Pemantauan jantung adalah salah satu alat yang dapat digunakan untuk memonitor fungsi jantung dan memantau tekanan darah. Alat ini dapat membantu dokter untuk mendeteksi masalah jantung pada tahap awal dan berbagai masalah kesehatan lainnya yang berhubungan dengan jantung, seperti penyakit jantung koroner, kanker, dan masalah tekanan darah. Pemantauan jantung dapat mengukur denyut jantung dan perubahan tekanan darah. Pemantauan jantung juga dapat mengukur jumlah oksigen dalam darah, yang merupakan tanda penting dari keadaan kesehatan jantung. Alat ini juga dapat digunakan untuk memantau kadar glukosa darah dan untuk mengidentifikasi masalah-masalah jantung yang mungkin terjadi seperti aritmia jantung. Alat ini dapat membantu dokter dalam mengambil tindakan yang tepat untuk mengobati masalah jantung yang terdeteksi. Pemantauan jantung juga dapat membantu dokter untuk menentukan jenis obat yang tepat untuk masalah yang terdeteksi dan untuk memantau efek obat tersebut pada tubuh. Selain pemantauan jantung, teknologi yang berkaitan dengan sistem peredaran darah juga termasuk doppler ultrasound, CT scan, MRI, dan EKG. Doppler ultrasound digunakan untuk mendeteksi masalah pada arteri dan vena. CT scan adalah alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi masalah jantung dan masalah lainnya yang berhubungan dengan peredaran darah. MRI digunakan untuk mendeteksi masalah jantung, masalah kardiovaskular, dan masalah organ lainnya. EKG adalah alat yang dapat digunakan untuk memonitor denyut jantung dan menentukan apakah terdapat masalah jantung yang mungkin terjadi. Teknologi yang berkaitan dengan sistem peredaran darah dapat membantu dokter dalam mengidentifikasi masalah kesehatan yang mungkin terjadi dengan peredaran darah dan juga dapat membantu mencegah komplikasi yang berhubungan dengan peredaran darah. Dengan menggunakan berbagai macam alat yang tersedia untuk memonitor fungsi jantung, tekanan darah, dan kadar oksigen darah, dokter dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengobati masalah jantung dan menjaga kesehatan jantung seseorang. 2. Terapi ultrasonik menggunakan gelombang suara untuk meningkatkan aliran darah ke area yang terkena masalah. Terapi ultrasonik adalah teknologi yang menggunakan gelombang suara untuk meningkatkan aliran darah ke area tubuh yang terkena masalah. Teknologi ini telah digunakan selama beberapa dekade untuk mengobati berbagai masalah kesehatan, termasuk peningkatan aliran darah ke sistem peredaran darah. Teknologi ini menciptakan gelombang suara dengan frekuensi tinggi yang dapat menembus jaringan tubuh dan meningkatkan aliran darah ke area yang terkena masalah. Gelombang suara ini berfungsi dengan cara melepaskan energi yang memicu peningkatan dalam aliran darah. Gelombang suara ini dapat menimbulkan panas di jaringan tubuh, yang dapat membantu mengurangi rasa sakit dan membantu dalam membangun jaringan tubuh yang sehat. Teknologi ini juga dapat membantu melepaskan zat-zat kimia yang dapat bermanfaat, seperti obat-obatan atau bahan-bahan herbal, yang dapat membantu dalam meningkatkan aliran darah. Teknologi ini juga dapat digunakan untuk mengobati berbagai masalah kesehatan yang melibatkan sistem peredaran darah. Teknologi ini dapat digunakan untuk membantu mengurangi rasa sakit akibat penyakit, seperti arteri koroner, stroke, dan penyakit jantung. Teknologi ini juga dapat membantu mengurangi beberapa gejala lainnya, seperti pembengkakan, kelelahan, dan nyeri. Terapi ultrasonik juga dapat digunakan untuk membantu meningkatkan aliran darah ke jaringan tubuh yang telah rusak atau luka. Teknologi ini menggunakan gelombang suara untuk meningkatkan aliran darah ke area yang terkena masalah, yang membantu dalam proses penyembuhan. Teknologi ini juga dapat membantu mengurangi risiko komplikasi yang dapat terjadi setelah pembedahan. Teknologi ultrasonik juga dapat digunakan untuk meningkatkan aliran darah ke jaringan tubuh yang disekitar kanker. Teknologi ini dapat membantu meningkatkan aliran darah ke tumor, membantu mengurangi gejala yang dapat terjadi akibat kanker, dan membantu dalam proses penyembuhan. Teknologi ultrasonik telah terbukti efektif dalam meningkatkan aliran darah ke sistem peredaran darah. Teknologi ini dapat membantu meningkatkan aliran darah ke area yang terkena masalah, membantu mengurangi rasa sakit, membantu dalam proses penyembuhan, dan membantu meningkatkan aliran darah ke jaringan tubuh yang telah rusak atau luka. Teknologi ini juga dapat digunakan untuk mengobati berbagai masalah kesehatan yang melibatkan sistem peredaran darah, termasuk kanker. 3. Terapi pijat menggunakan teknik pemijatan untuk membantu meringankan beban pada jaringan tubuh. Terapi pijat adalah jenis terapi fisioterapi yang melibatkan teknik pemijatan untuk membantu meredakan gejala nyeri dan meringankan beban tubuh. Teknik terapi ini dapat membantu meningkatkan fleksibilitas, memperbaiki aliran darah, mempromosikan penyembuhan, dan meningkatkan kualitas hidup. Teknik ini menggunakan tekanan dan pijatan pada tubuh untuk melepaskan rasa sakit dan tegang. Terapi pijat sangat bermanfaat bagi sistem peredaran darah, karena dapat membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Ini dapat membantu meningkatkan nutrisi dan oksigenasi ke jaringan tubuh dan meningkatkan sirkulasi darah. Hal ini juga dapat membantu meringankan beban pada jaringan tubuh. Teknik pemijatan membantu mengurangi kekakuan otot dan meningkatkan fleksibilitas. Pijatan juga membantu menghilangkan kram otot, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan pada dinding pembuluh darah. Terapi pijat juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan aliran darah ke organ tubuh. Hal ini dapat membantu mengurangi beban pada jantung dan meningkatkan daya tahan tubuh dan kemampuan jaringan tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri. Terapi ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan meningkatkan relaksasi otot dan melepaskan kekakuan. Kemudi lain, terapi pijat juga dapat membantu meredakan nyeri dan membantu melindungi tubuh dari kelelahan. Teknik pemijatan juga membantu meningkatkan elastisitas jaringan tubuh dan meningkatkan aliran darah. Hal ini juga dapat membantu meringankan beban pada jaringan tubuh dan meningkatkan produksi endorfin, suatu hormon yang membantu mengurangi rasa sakit. Secara keseluruhan, terapi pijat dapat membantu menjaga kesehatan sistem peredaran darah dengan meningkatkan aliran darah, meredakan nyeri, dan meringankan beban pada jaringan tubuh. Teknik pemijatan dapat membantu meningkatkan fleksibilitas, meningkatkan sirkulasi darah, dan membantu melindungi tubuh dari kelelahan. Terapi ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 4. Akupunktur adalah teknik yang menggunakan jarum halus untuk membentur titik-titik khusus di tubuh. Akupunktur adalah teknik yang menggunakan jarum halus untuk membentur titik-titik khusus di tubuh. Teknik ini telah digunakan selama berabad-abad untuk merawat berbagai penyakit dan kondisi kesehatan. Akupunktur berasal dari Cina dan berfokus pada sistem peredaran darah, yang merupakan fokus utama dari pengobatan tradisional Cina. Teknik akupunktur menggunakan jarum halus untuk menembus kulit dan menstimulasi titik-titik akupuntur. Titik-titik ini berbeda-beda untuk berbagai macam penyakit dan kondisi kesehatan. Namun, pada dasarnya, akupunktur berfokus pada membangun sistem peredaran darah. Akupunktur menggunakan tekanan yang lembut untuk membangun aliran darah yang sehat, yang membantu tubuh memulihkan keseimbangan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Akupunktur dapat digunakan untuk membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi stres. Akupunktur dapat juga membantu meningkatkan aliran darah ke organ-organ penting. Akupunktur dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan sirkulasi, yang membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Akupunktur dapat juga digunakan untuk membantu mengurangi gejala penyakit seperti sakit kepala, nyeri punggung, stres, kelelahan, dan masalah pernapasan. Teknik ini dapat juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Akupunktur dapat juga digunakan untuk memperbaiki aliran darah yang tidak sehat atau terhambat. Akupunktur dapat membantu meningkatkan aliran darah di area yang mengalami kekurangan darah. Akupunktur juga dapat membantu mengurangi tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi ke organ-organ tubuh. Akupunktur dapat juga membantu meningkatkan kesehatan otak dengan meningkatkan aliran darah ke otak. Akupunktur juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan menstimulasi sistem peredaran darah. Akupunktur dapat juga membantu mengurangi stres, kelelahan, dan masalah tidur. Meskipun akupunktur dapat digunakan untuk berbagai penyakit dan kondisi, ia juga dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Teknik ini membantu menstimulasi sistem peredaran darah, yang membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Akupunktur juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan menstimulasi sistem peredaran darah. Akupunktur dapat juga membantu meningkatkan kesehatan otak dan mengurangi stres. 5. Teknologi-teknologi ini bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan dan keselamatan manusia. Teknologi yang berkaitan dengan sistem perdarahan manusia adalah sekelompok teknologi yang dikembangkan untuk membantu menjaga kesehatan dan keselamatan manusia. Teknologi ini meliputi teknologi diagnostik, perawatan dan monitoring, teknologi transplantasi, teknologi penyimpanan darah, teknologi transfusi, teknologi pembuatan darah, dan teknologi pengobatan. Teknologi diagnostik adalah teknologi yang digunakan untuk menentukan kondisi dan kesehatan sistem perdarahan manusia. Ini meliputi penggunaan alat elektronik seperti pengukuran tekanan darah, pemindaian ultrasonik, dan tes darah. Teknologi ini memungkinkan dokter untuk menentukan kondisi pasien dan memberikan diagnosa yang tepat. Teknologi perawatan dan monitoring dikembangkan untuk membantu dokter mengelola dan mengawasi kesehatan pasien yang mengalami gangguan sistem perdarahan. Teknologi ini termasuk alat pengukuran tekanan darah, alat pemantauan jantung, dan alat pemantauan pengobatan. Teknologi ini memungkinkan dokter untuk mengawasi kondisi pasien secara real-time dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah. Teknologi transplantasi adalah teknologi yang memungkinkan pasien untuk menerima sel darah atau jaringan dari donornya. Teknologi ini penting untuk pasien yang membutuhkan sel darah atau jaringan yang tidak bisa didapatkan dari tubuh mereka sendiri. Teknologi ini juga digunakan untuk melakukan transplantasi jantung, ginjal, dan organ lainnya. Teknologi penyimpanan darah adalah teknologi yang digunakan untuk menyimpan darah untuk digunakan untuk tujuan medis. Teknologi ini penting untuk memastikan bahwa darah yang disimpan tetap berkualitas baik dan aman untuk digunakan. Teknologi ini juga digunakan untuk mengontrol kadar gula dan kadar lemak darah, serta memantau kualitas darah yang disimpan. Teknologi transfusi darah adalah teknologi yang digunakan untuk mentransfer darah dari satu orang ke orang lain. Teknologi ini penting untuk mencegah terjadinya kekurangan darah di pasien yang membutuhkan transfusi darah. Teknologi ini membutuhkan banyak perlakuan khusus untuk memastikan bahwa darah yang ditransfer aman untuk digunakan. Teknologi pembuatan darah adalah teknologi yang digunakan untuk membuat darah sintetis. Teknologi ini penting untuk membantu pasien yang menderita anemia atau kekurangan darah dengan menggunakan darah sintetis. Teknologi ini digunakan untuk mengontrol kualitas darah yang diproduksi dan memastikan bahwa darah sintetis aman untuk digunakan. Teknologi pengobatan adalah teknologi yang digunakan untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan sistem perdarahan manusia. Teknologi ini termasuk kombinasi obat-obatan, prosedur invasif, dan terapi lainnya untuk mengobati penyakit seperti anemia, penyakit jantung, dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan sistem perdarahan manusia. Teknologi-teknologi ini bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan dan keselamatan manusia. Mereka memungkinkan dokter untuk mengidentifikasi masalah kesehatan dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Mereka juga memungkinkan dokter untuk menyimpan darah untuk transfusi, membuat darah sintetis, dan mengobati penyakit yang berhubungan dengan sistem perdarahan. Semua teknologi ini penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan manusia.
LjN53.
  • ll234qlsrk.pages.dev/464
  • ll234qlsrk.pages.dev/376
  • ll234qlsrk.pages.dev/389
  • ll234qlsrk.pages.dev/253
  • ll234qlsrk.pages.dev/123
  • ll234qlsrk.pages.dev/411
  • ll234qlsrk.pages.dev/495
  • ll234qlsrk.pages.dev/343
  • jelaskan teknologi yang berkaitan dengan sistem peredaran darah berikut