Adajuga yang ketika merasa sempurna (bisa melampaui semuanya) malah dunia seakan-akan mengingatkan bahwa "kamu tak mampu melewati ini".Kata "rambang" memiliki arti ragu, sedangkan kata "fragmen" berarti cuplikan (dari sebuah cerita).Sehingga, ada kalanya seseorang merasa ragu di dalam pilihannya (dalam menentukan tujuan hidup) walau sedang berada di masa kejayaannya.

Cinta pertama yang tidak berjodoh dengan kita adalah kisah cinta yang sangat menyedihkan dan menyakitkan hati karena disaat bertemu cinta pertama merupakan awal mengenal akan indahnya cinta namun tak bisa inilah yang membuat kekuatan cinta pertama melekat dalam hati dan sulit dilupakan karena kesannya tentau berbeda dengan cinta kisah cinta yang pertama dalam cerita pendek tentang cinta pertama yang tidak berjodoh, selengkapnya disimak saja berikut CINTA PERTAMA Autor si Perempuan TegarSaat itu aku yang masih duduk di semester awal perkuliahan, sangat antusias dengan segala hal baru sebagai mahasiswa. Tidak pernah terpikir bahwa aku anak seorang penjahit bisa berkuliah, begitu juga dengan ketiga kakak begitu pemurah, kami yang terlahir dari keluarga sederhana, dimana makan paling mewah adalah nasi goreng dengan membawa nasi sendiri..yaa bang tono si penjual nasi goreng keliling yg menjadi langganan kami, dengan baik hati mau memasakkan nasi untuk kami sekeluarga, jadilah kami membayar lebih murah hanya untuk bumbu dan berkuliah di salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya. Jarak rumah dan kampus tidak terlalu jauh, hanya 15 menit menggunakan motor. Lisa sahabatku sejak masa ospek yang selalu setia mengantar jemputku karena rumah kami searah."Ka, ta susul yo sesuk isuk.. ojo mbulet ae. Jam kuliah e pak Pono iso di dorr awak dewe nek telat""iyo..iyo, lis.. aku wes siap pupuran ayu jam 7 nang gang menyambut awakmu"Siang itu percakapanku dengan lisa tentang jadwal besok, maklum dulu belum ada WhatsApp jadi harus mengikuti kuliah pak Pono lebih horor daripada nonton film Pengabdi Setan, badan pegal-pegal, mata merah dan berair karena terpaksa harus terbuka maksimal saat perkulihan semacam punya mata berpuluh-puluh pasang dan tau betul siapa yang tidak memperhatikan kuliahnya. Hasilnya aku dan lisa pun setengah mati butuh hiburan." Ka, aku luwe.. ayo tuku mangan, eh tp duik e wes menipis gawe bensin""Duh lis, sori yo.. ak yo gak ono nek mangan. Tuku es cao ae yo ta bayari"Lalu lisa berinisiatif menelepon seseorang menggunakan handphone nya."Telepon sopo lis, kok rahasia ngunu""Wes ka, ojo kuatir.. awak dewe iso mangan awan ga atek mbayar.. hahaha""Lho maksud e?""Ka, ta critani yo.. aku iki duwe dulur, dari ibuku.. gak tau ketemu blass ket aku cilik, trus wingi ketemu nang acara keluarga, aku panggil dia om Hari, orangnya asik dan kita memang janji ketemu kalo ada waktu.. wes pas saiki wetengku pingin ketemu. Awakmu melok ae wes ga usah ngomong opo-opo, sing penting oleh mangan gratis nang Delta Cafe""Jadi kita ketemuan sama om mu iku? Trus suruh mbayari awak dewe ngunu a? Aku kok isin lis dadi koncomu""Westa ga usah gaya, melok ae. Ayo budal nang Delta Cafe"Selang berapa lama, kami pun tiba di Delta Cafe, dan tidak lama setelah duduk datang seorang pria, menggunakan polo shirt putih dan celana jeans. Rapi, wangi dan postur tubuh yang proporsional, sepersekian detik aku hanya bisa bengong menatap, lisa menyenggol lenganku dan baru aku sadari lelaki didepanku telah mengulurkan tangannya ke arahku."Hallo, ini pasti dek Ika ya temannya Lisa. Aku om Hari""Oh iya mas, eh om.. saya Ika""Ah gak apa panggil mas aja ya, dasar nih si lisa yang bikin pasaran turun. Masa aku dipanggilnya om, paklik ya harusnya.. hahahha"Kami pun ikut tertawa harinya, Lisa menjemputku lebih awal dari jam janjian kami, hasilnya akupun tergopoh-gopoh agar dia tidak terlalu lama menungguku selesai bersiap."Ono opo lis kok isuk temen, sek yo sedilut""Ayo ka, ndang cepetan.. ntar ta critain di kampus"Sesampainya dikampus, seperti biasa kami nongkrong di DPR Dibawah Pohon Rindang sebutan kami untuk tempat berpusatnya mahasiswa mahasiswi menunggu jam kuliah dan dosen datang. Tempat paling sejuk di kampus karena meja kursi berada tepat dibawah pohon-pohon besar yang rindang."Ka, om Hari minta nomor teleponmu, ta kasihkan yo. Trus nanti siang dia mau ngajak kita nonton, ayo wes mbolos ae lo, ayo nonton bioskop ae, Ka""Iki opo seh, yo kalo mau telepon ya kasih aja toh, nek mbolos wegah. Duso aku nang bapak ibu""Halahhh.. "Jadilah hari itu kita bertiga hanya makan siang lalu dirumah mas Hari meneleponku."Dek, sudah sampai rumah?""Oh iya mas, baru sampai, ada apa ya?""Nggak apa, barusan sebentar udah kangen sama suaramu""Ah bisa aja" jawabku sambil tersipu."Besok kuliah libur kan? Boleh aku main ke rumah?""Ummm.. tapi mas aku lagi nggak dirumah, aku harus nemenin mbak Dita karena suaminya dinas ke Pekanbaru. Jadi aku tinggal dirumah mbak Dita sekarang""Yaudah gak apa, boleh kan aku datang kerumah mbak Dita supaya bisa kenal""Iya" akupun lalu memberitahukan alamat rumah mbak Dita tanpa penjelasan lain. Mas Hari pun mencatat alamat tanpa banyak akupun tidak lagi memikirkan mas Hari, karena sibuk bermain dengan keponakan lucuku, anak mbak Dita adalah cucu pertama dari Bapak dan Ibu sehingga kami semua sangat pun juga tidak yakin mas Hari bisa menemukan alamat rumah mbak Dita yang harus masuk-masuk gang kecil perkampungan. Dan seharian aku tidak menerima sms atau telepon dari mas Hari, aku pikir mungkin dia menyerah. Ya ada yang membunyikan bel, akupun berdiri dan membuka Hari datang dengan senyum lega dia telah 2 jam berputar-putar mencari alamat, ah untung saja bukan alamat palsu ayu ting ting yang dicarinya,,Dari pertemuan itu aku tahu bahwa mas Hari masih saudara jauh Lisa, dan dia adalah anak sulung dari 2 bersaudara, adiknya perempuan bernama Latifah, masih kelas SMA. Bapaknya seorang satpam perumahan dan ibunya berjualan Hari adalah lulusan Teknik Elektro di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, dan saat ini sedang bekerja di perusahaan yang memproduksi pesawat televisi merk Nasional, dia hanya beda 4 tahun dariku. Pantas saja pembicaraan kami masih pertemuan itu komunikasi kami makin intens, dan diapun mengajak jalan minggu kemudian aku bersiap untuk pergi nonton bioskop dengan mas Hari. Karena ini adalah first date yang ak mimpikan sejak lama maka ak memakai baju dan sepatu terbaikku. Ya selama ini aku memang belum pernah pacaran, itu semua kulakukan agar aku fokus hanya pada sekolah berarti aku menutup diri dan tidak memiliki teman, aku aktif berorganisasi saat SMA dan cukup berprestasi di bidang kesenian, karakterku yang ceria membuatku memiliki banyak teman terutama ya, kembali lagi ke mas Hari dan aku. Siang itu aku meminjam sepatu heels mbak Dita karena aku hanya punya sneakers saja untuk Hari tersenyum melihatku dengan dandanan berbeda saat bertemu sebelum-sebelumnya, kami pun jalan. Setelah nonton kami lebih memilih makan di warung cak ri, warung kaki lima dengan menu bakmie dan nasi goreng jalan tiba-tiba mas hari menghentikan motornya dan berhenti dipinggir, aku ditinggalnya sebentar diatas motor, kulihat dia berlari kecil ke arah warung rokok. Aku sempat heran karena aku tau dia tidak Hari kembali dengan membawa plester di tangannya, dia memerintahku utk duduk kembali diatas motor lalu tiba-tiba dia berlutut dan membuka sepatu heels ku, membalut jari kelingking kakiku yang lecet karena sungguh takjub dengan sikapnya, apakah artinya dia memperhatikan bahwa jalanku sudah mulai terseok-seok menahan sakit, apakah karena itu dia memilih makan di warung pinggir jalan supaya ak bisa leluasa melepas sepatu agar tidak sakit. Seketika hatiku bergetar, inikah sosok yang tepat.. apakah secepat ini datangnya itu kami memutuskan berpacaran, hampir 2 tahun ak menjalin hubungan dengan mas Hari, setahun hubungan kami lakukan LDR karena ternyata mas Hari masuk seleksi TNI AD dengan jalur Perwira ditugaskan ke Papua yang saat itu masih belum kondusif karena ada isu kerusuhan dan perang saudara disana. Komunikasi kami tetap terjaga baik. Sampai suatu ketika ia menghilang tidak ada kabar 2 bulan lamanya dia tidak menelepon memberi kabar dan tidak juga bisa di hubungi. Akupun sudah mulai gusar, dan selama kami berpacaran aku baru menyadari bahwa belum pernah sekalipun aku datang ke sekarang akupun tidak tau harus bertanya pada siapa. Lisa pun memberitahuku bahwa keluarganya juga tidak mengetahui keberadaan mas Hari ada tahun berlalu, akupun mulai sibuk mengerjakan tugas dan skripsi, namun tidak seharipun aku tidak memikirkan mas Hari, dimana dia, apakah sehat, kenapa tidak memberi kabar, biasanya toh jika dia ada misi dan harus masuk hutan dia pasti pamit. Dimana orang yang 2 tahun sudah mengisi hilangnya. Berkali-kali lisa mengucapkan kata maaf karena tidak bisa membantu hingga karena masalah itu hubunganku dengan Lisa sudah tidak seakrab dulu lagi. Lisa selalu berusaha memberi jarak antara kami. Akupun tidak lagi berangkat dan pulang bersamanya. Terlebih sudah ada Vicky, kekasih Lisa yang juga kakak seniorku di Club kubuka halaman Facebook lalu ku ketik nama mas Hari, ah akupun baru sadar selama ini aku juga belum pernah tau sosmed dia, dulu dunia sosmed belum berkembang hebat seperti beberapa nama persis muncul tp entah kenapa aku tergelitik klik di satu foto profil. Terbukalah semua.. disana ada foto mas Hari dan seorang perempuan duduk di pelaminan, dengan prosesi pedang pora sebagai simbol penghormatan di gagah betul ia di foto itu, bersanding dengan perempuan lain. Foto itu telah diunggah 1 tahun lalu, dan unggahan terbaru adalah foto bayi laki-laki dengan nama yang Tuhan, karena ini kah..Apakah ini semua jawaban atas pertanyaanku selama ini..Dia mengkhianatiku dengan menikahi wanita lain, yang tidak lain adalah anak dari selama 1 tahun hidupku dalam ketidakpastian, ia sedang berbahagia dengan keluarga hanya bisa mengucapkan selamat dan sedikit untaian doa lewat pesan, semoga berbahagia selalu. Terima kasih mengajarkanku tentang rasa sakit yang teramat bertahun-tahun lamanya aku masih berusaha menyembuhkan luka batin yang mungkin hingga saat ini masih tetap ada. Fase- fase baru aku jalani untuk memperbaiki maksudnya Tuhan akan mengirimkan orang yang tidak tepat untuk kita lebih bersyukur saat menemukan orang yang tepat.

Cerpencinta yang aneh Iyan Uyee . Ulasan, Struktur, dan kaidah kebahasaan resensi Film Refrain tetapi Bian menghalangi Saffa untuk melanjutkan mengatakan hal tersebut karena Bian lah orang pertama yang mengetahui hal ini dan mengganggap bahwa hal ini tidak perlu diketahui orang orang lain karena ini adalah hal yang sangat pribadi
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Semua wanita pasti memiliki sosok yang menjadi cinta pertamanya. Begitu pula si anak perempuan yang satu ini. Hidupnya selalu terbayang-bayang sosok pria yang pertama merebut hatinya. Tidak tampan, tidak kaya, dan tidak seperti pangeran dalam dongeng tontonannya. Pria ini jauh dari idamannya. Pria sederhana nan dewasa yang telah menemaninya sepanjang perjalanan kehidupan."Seorang ayah merupakan cinta pertama anak perempuannya."Ungkapan tersebut tidak asing lagi di telinga orang-orang. Sejujurnya, terdengar agak menggelikan bagi si perempuan. Namun, siapa sangka ungkapan tersebut berlaku kepada dirinya. Sosok cinta pertama yang membayang-bayangi hidupnya adalah ayah si perempuan itu. Sosok pria yang biasa dipanggil Papa oleh si anak, merupakan seorang pria sederhana. Beliau bekerja sebagai pemilik usaha kecil yang tak bernama. Memiliki hobi segudang menjadikan dirinya serba bisa. Beliau memiliki seorang istri yang tegas, anak lelaki bungsu yang kaku, dan anak perempuan sulung yang terlihat peduli-tak-peduli. Mungkin beliau sendiri saja tidak menyangka bahwa ia merupakan cinta pertama anak sulungnya yang acuh."Buah jatuh tak jauh dari pohonnya." Memiliki anak yang cuek, sifat beliau sebagai sang ayah juga tidak jauh berbeda. Beliau sekilas terlihat sebagai sosok yang acuh. Mementingkan pekerjaan dibandingkan keluarga. Namun, dibalik ekspresi kaku dan kepala batu, sang anak tahu bahwa cinta pertamanya itu sangat menyayanginya dan segenap merupakan sosok kuat yang lemah. Beliau mampu menanggung beban dan menghadapi kondisi apapun. Beliau terlihat bak pohon tua yang kokoh. Namun, bagai pohon tua pula, beliau telah terluka dan tergores berkali-kali. Bagai pohon tua, siapa sangka ranting-rantingnya lemah dan rapuh. Bagai pohon tua, beliau tetap berdiri kokoh melindungi belas tahun sudah beliau menemani si anak perempuan. Ada satu kalimat yang selalu diingat sang perempuan. Satu kalimat yang menjadi pedoman hidupnnya sejauh ini. "Mien hogiak, yaukin holang." Ungkapan yang sering beliau utarakan dalam bahasa Hokkian tersebut mengingatkan sang perempuan untuk lebih memilih menjadi orang yang baik daripada orang yang kaya akan materi. Sejujurnya, bagi sang anak, ungkapan tersebut terdengar sangat tidak realistis. Bagaimana kita akan hidup di dunia yang kejam dengan menjadi orang baik? Setiap kali ia protes terhadap prinsip hidup tersebut, beliau selalu mengatakan "Tunggu beberapa tahun lagi, kamu suatu hari akan mengerti."Ungkapan ayah sebagai cinta pertama sayangnya seperti pisau bemata dua. Orang-orang selalu menggambarkan cinta pertama sebagai sesuatu yang indah. Namun, tidak pernah menyoroti patah hati pertama yang paling menyakitkan. Sakit hati yang diperoleh dari cinta pertamanya juga pernah dialami oleh si anak. Sewajarnya manusia, dua tahun lalu, sang ayah melakukan kesalahan besar yang menjerumuskan keluarga yang ia cintai ke jurang yang suram. Kejadian tersebut mengibarkan bendara patah hati pertama sang anak. Pada momen itu pula, sosok cinta pertama yang melekat pada dirinya sirna tak kita akui, sesalah-salahnya orang yang kita cintai, pasti rasa cinta pada mereka tetap tidak hilang. Lagipula, bukannya cinta berarti menerima orang tersebut apa adanya? Meskipun kesalahan besar tersebut menghancurkan hati sang anak, label cinta pertama kepada pria tersebut tidak hilang. Cinta pertama memang hal yang aneh. Walaupun sudah putus, tetap terkenang dan membekas di sekali kutipan indah perihal cinta pertama."Cinta pertama adalah yang terindah.""Cinta pertama adalah yang paling tulus dan sadik." 1 2 Lihat Cerpen Selengkapnya Memandanglembah yang jauh dari atas bukit, tempat pohon Sakura ini tumbuh. Masih teringat ucapanmu, saat kita baru saja menerbangkan masing-masing satu pesawat kertas. Kau bilang, semua mimpi yang kutulis disana akan terkabul. Dan di dunia ini, aku hanya punya satu mimpi. 'Aku ingin berada di sampingmu Selamanya.'. ï»żCerpen Karangan GelstryKategori Cerpen Remaja Lolos moderasi pada 29 June 2014 Sinar mentari yang begitu hangat membangunkan Hanna dari tidurnya. Hanna sangat bersemangat untuk bangun karena hari itu adalah hari pertama dia memakai baju putih biru setelah 1 minggu melakukan MOS Masa Orientasi Siswa. Sesampainya di sekolah, dia langsung disambut hangat oleh teman-teman dari SDnya dulu. Hanna merasa senang sekali bersekolah di SMP Pelita Jaya karena dia menemukan teman dari asal sekolah yang berbeda. Sudah 1 bulan Hanna bersekolah di SMP Pelita Jaya dan Hanna tidak pernah bosan berjumpa dengan guru-guru dan teman-temannya. Di bulan itu, Sekolah Hanna mengadakan perkemahan dan Hanna pun ikut dalam perkemahan tersebut. Di perkemahan dia selalu diganggu oleh seorang kakak kelasnya yang bernama Andre. Andre ini yang selalu mengajak Hanna untuk adu mulut setiap mereka bertemu dan jarang sekali mereka akur. Teman-teman Hanna dan Andre pun mengejek mereka berdua dan mengatakan bahwa Hanna dan Andre adalah jodoh. Seminggu setelah selesainya perkemahan tersebut, Andre pun menembak Hanna untuk menjadi pacarnya. Hanna pun menerimanya karena dari awal mereka bertemu Hanna sudah jatuh cinta kepada Andre dan Hanna selalu menutup perasaannya kepada Andre. 1 Minggu mereka jadian ternyata Andre selingkuh dengan teman sekelasnya yang bernama Nina. Hati Hanna saat itu begitu sakit karena Andre telah bermain di belakangnya. Setelah kejadian itu, Hanna selalu kepikiran atas kejadian itu tapi dia selalu menutupinya dari teman-temannya karena Hanna dikenal seorang cewek yang humoris, friendly, semangat dan ceria jadi Hanna tak ingin teman-temannya larut dalam masalah Hanna. 1 bulan kejadian itu, ada seorang cowok yang selalu menghibur Hanna. Dia adalah kakak kelas Hanna sendiri yang bernama Virgo. Virgo ini adalah sahabat dari Andre jadi dia tahu apa yang Hanna rasakan saat itu. Pada suatu hari, Virgo pun menembak Hanna dan menyakinkan Hanna bahwa dia yang terbaik dan pantas menjadi pacar Hanna. Dan Hanna pun menerimanya. Baru 4 minggu hubungan mereka berjalan, mereka pun mengakhiri hubungan mereka karena Andre selalu mendekati Hanna dan membuat Virgo marah dan cemburu. Hanna pun merasa kesal dan jengkel karena Andre selalu menganggu Hanna dan membuat Hanna diputusin oleh Virgo. 2 bulan kemudian, ada seorang cowok yang mendekati Hanna yang tak lain teman sekelas Hanna. Dia bernama Fausan. Fausan selalu berusaha agar Hanna bisa tertarik sama dia. Tepat tanggal ulang tahun Hanna, Fausan pun memberikan sebuah hadiah untuk Hanna. 3 hari setelah ulang tahun Hanna, Fausan pun menebak Hanna tuk menjadi pacarnya. Dan, Hanna pun menerimanya. Awal percintaan mereka semuanya berjalan lancar tapi hubungan mereka pun berakhir karena adanya orang ketiga di antara mereka berdua. Fausan selingkuh dengan Dinda. Dinda adalah cewek Play Girls dan suka tebar pesona kepada cowok-cowok di SMP Pelita Jaya. Dan, ketiga kalinya Hati Hanna dipermainkan. Hanna pun berpikir bahwa cinta itu ternyata adalah sebuah permainan seperti juga dengan piala yang bergilir dan seperti itulah pengertian cinta menurut Hanna sendiri. Baru beberapa hari Hanna putus dengan Fausan, ada lagi seorang cowok yang mendekati Hanna. Dia adalah kakak kelas Hanna yang bernama Kiki. Kiki adalah seorang cowok yang humoris dan dapat membuat hati Hanna merasa terhibur. Tapi, baru 3 hari Hanna dan Kiki pacaran mereka pun putus karena adanya orang ketiga yang bernama Silvi. Silvi selalu berusaha dekat dengan Kiki agar Hanna cemburu. Saat Hanna melihat Silvi dan Kiki berduaan di taman belakang sekolah. Hati Hanna hancur dan sakit hati melihat kejadian itu. Hanna pun mengingat semua kejadian yang dia telah alami selama bersekolah di SMP Pelita Jaya. Yang ke-4 kalinya ia diselingkuhi. 2 minggu setelah kejadian tersebut, ada seorang cowok yang berusaha mendekati Hanna walaupun saat itu Hanna masih merasakan sakit hati tapi dia selalu menasehati Hanna agar tidak larut dalam kesedihan tersebut. Dia adalah kakak kelasnya Hanna juga yang bernama Erick. Ya Erick adalah seorang cowok yang selalu membuat hari-hari Hanna lebih berarti. 1 minggu kedekatan mereka, Erick pun menembak Hanna untuk menjadi pacar pertama dan terakhirnya. Hanna pun menerimanya karena sejak dari Hanna berteman dengan Erick, Hanna sudah mempunyai perasaan kepada Erick. Mereka pun menjalin hubungan dengan lancar tanpa penganggu. Tapi, baru 1 minggu hubungan mereka berjalan Fausan pun datang menganggu hubungan mereka berdua. Hanna pun terpengaruh atas perkataan Fausan. Selama seminggu Hanna tak pernah membalas sms atau mengangkat telfon dari Erick, setiap Hanna dan Erick bertemu Hanna selalu memalingkan wajahnya dan tak ingin bertemu atau berbicara kepada Erick. Erick pun selalu berusaha agar Hanna mendengarkan penjelasan dari Erick dan Hanna pun menerima semua penjelasan dari Erick. Hubungan mereka berdua pun kembali berjalan dengan baik tanpa pengganggu. Tapi, baru 2 minggu setelah pertengkaran mereka berdua. Datanglah Andre menganggu hubungan mereka berdua tapi mereka menghiraukan kata-kata dari Andre karena mereka tahu bahwa Andre berusaha melakukan segala cara agar Hanna dan Erick putus. Pada suatu hari terjadi pertengkaran antara Hanna dan Andre karena Andre mengambil barang Hanna tanpa memberitahukannya kepada Hanna dan menghina serta menyebarkan fitnah kepada teman-teman Hanna dan Erick. Hanna dan Erick sabar atas semua cobaan yang diberikan kepada mereka berdua. Suatu hari Andre pun mendapat balasan atas segala yang ia lakukan kepada Erick dan Hanna. Setelah kejadian itu, Erick dan Hanna tambah lengket alias tambah romantis dan membuat teman-teman Hanna dan Erick cemburu atas tingkah mereka berdua. Tapi, hubungan mereka tidak berlangsung lama hanya sekitar 5 bulan 2 minggu karena ada orang ketiga di antara mereka berdua. Nama cewek tersebut adalah Ashilla. Dan ke-5 kalinyalah Hanna merasakan sakit hati yang begitu dalam. Hanna telah disakiti oleh Erick yang selalu membuat hari-hari Hanna menjadi indah. Semua kata-kata indah Erick yang ia berikan kepada Hanna hanyalah kebohongan semata. Ia lebih menyayangi Ashilla dari Hanna. Erick hanya mempermainkan perasaan Hanna. Sampai-sampai Hanna tidak fokus lagi kepada pelajarannya. Lalu, sahabat Hanna yang bernama Nina, Feby, Keisa, dan Velian memotivasi Hanna agar tidak larut terus menerus dalam duka yang ia rasakan. Apa lagi ia Hanna tidak boleh lelah agar penyakit jantungnya tidak kambung lagi. Sahabat-sahabat Hannalah yang selalu memberikan semangat kepada Hanna sehingga Hanna bisa mengembalikan semua nilai-nilainya yang dulunya telah merosot karena ia terlalu larut dalam kesedihan. Sekarang Hanna pun tak lagi memikirkan kejadian yang telah berlalu, Hanna pun memilih untuk fokus kepada pelajarannya dan aktif melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Walaupun dalam lubuk hatinya, Hanna masih mencintai Erick tapi di sisi lain Hanna sangat membenci Erick karena Erick telah mendustai Hanna. Setelah semua kejadian tersebut Hanna pun mulai berubah, kini dia lebih baik, pengertian, humoris, tegas, siagap walaupun agak galak dan cerewet. Tapi, teman-teman Hanna tetap senang berteman dengan Hanna karena Hanna selalu membuat mereka tersenyum dan tertawa bebas. Setelah kejadian itu Hanna pun tahu arti cinta yang sesungguhnya. Dan ia ingin kisah perjalanan cintanya semasa seragam putih biru ini akan menjadi pelajarannya di kemudian hari. THE END Cerpen Karangan Gelstry Facebook Aprylia Gelstry Sarubang Dan Gelstry Cerpen Kisah Cinta Yang Berujung Menyakitkan merupakan cerita pendek karangan Gelstry, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Moment of 3 Years Oleh Ikbal Fahmi Nama saya Ikbal Fahmi, biasa dipanggil ikbal. 2 tahun yang lalu dimana kita sama-sama mendapatkan kelas baru, teman baru, sahabat baru, dan spesial yang baru. 2 tahun yang lalu Aneh Oleh Niken Fadilawati Kring
 kring
 Bel waktu pulang sekolah telah berbunyi. Leon berjalan melewati taman sekolah, dan disana terdapat beberapa orang yang sedang asik ngobrol. Leon bersekolah di SMA 2 Tirtanigya dan Bimbang Oleh Ralona Edelweisa “kata orang rindu itu indah, namun bagiku ini menyiksa
” Lantunan penggalan syair Melly Goeslow mengalun pelan dari bibirku Sudah satu jam lebih aku duduk di bangku taman ini. Tempat Sahabat Selamanya Oleh Annisaa Ahmada Atusta Sudah sekian tahun aku berpisah dengan sahabatku, Dani. Berapa tahun, ya? Biar ku hitung. Hmm, sembilan tahun. Waktu yang lama sekali. Aku berpisah dengan Dani saat kami lulus TK. Tertaphobia Oleh Riska Safira Aku Ellyane Rushton, umurku 15 tahun. Aku sekolah di Media Global School MGS. Aku tinggal bersama dua sahabat aku lainnya yaitu Cassie, dan Agnes di asrama sekolah. Aku mengidap ñ€ƓHai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?ñ€ "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?" CerpenPertemuan itu, entah mengapa, berlangsung sangat biasa saja. Tahun-tahun sulit dan trauma sepertinya berhasil mengubur cinta mereka berdua. Oleh: Amal Taufik JANUARI, 1995 Tiada rotan, akar pun jadi. Tiada Lekra, gambus pun jadi. Itu peribahasa yang dipegang Inor. Sejak Lekra diberangus tahun 1965, secara otomatis grup musiknya juga amblas. Tapi tidak dengan dirinya, bakatnya, []
Cerpen Karangan Sarah AuliaKategori Cerpen Comar Pertama, Cerpen Mulai dewasa Lolos moderasi pada 13 October 2022 Namaku Ulfa, aku lahir di Jakarta, 19 Oktober 1997 aku yaitu momongan istimewa dari keluarga yang memiliki usaha dibidang properti yang cukup besar di Indonesia. Kedua orangtuaku mutakadim berpisah sejak aku berumur 10 tahun, sejak saat itu aku tinggal bersama dengan bundaku meski aku lalu bersama dengan bunda hanya aku masih bisa dan masih pelalah bersua dengan ayah. Momen itu aku sempat merasa bahwa kehidupan tak koneksi adil padaku karena aku tak pernah bahagia, tak pernah aku rasakan karunia sayang yang utuhnya semenjak kedua orangtuaku aku pernah mengomong pada mereka “Aku ini anak kalian mengapa kalian lain pernah cak semau wantu untukku, tapi entah mengapa sekejap-sekejap aku murka aku tidak kuasa berujar seperti itu pada mereka kelihatannya karena mereka adalah orangtua yang telah merawat dan membesarkan aku. Perian berlalu begitu cepat lain terasa waktu begitu cepat bepergian aku mulai beranjak dewasa. Waktu ini hariku mulai bercat karena kini aku mengenal seseorang yang dapat membuatku mesem dan tertawa detik bersama dia. Dia bernama Muhammad Barap, entah cak kenapa saat bersama dengannya aku merasa nyaman aku juga merasa bahagia bersama dengannya setiap kali bersama dengannya aku selalu merasa tak sangkut-paut ada masalah selama ini. Sungguhpun kenyataannya masalah di hidupku terlampau banyak dan itu membuatku tidak wasilah bahagia, doang semejak mengenal dia aku merasa sira dapat menjadi tempatku bersandar aku senggang bertemu dengannya di ujana sekolah pertemuan yang tidak disengaja, namun pertemuan itulah yang menjadi mulanya kisahku dengan dirinya. Saat itu musim dimana seleruh siswa di sekolahku diharuskan bersama dengan temannya doang aku yang memang jarang n kepunyaan teman merasa mencacau aku harus bagaimana, dan disaat kegelisahan itu cak bertengger embung dengan tanpa ragu menggenggam tanganku sambil berkata “Ulfa ayo kita datang bersama ke sekolah” ucap sulung padaku. Dan saat itu kami datang bersama ke programa sekolah intern rangka ulang hari sekolah kami. Saat itu semua alat penglihatan terpaku padaku dan sulung banyak khalayak orang yang memandang tak berketentuan, seakan baru hanya melihat keadaan aneh. Aku yang berjalan di sebelah sulung hanya boleh bepergian canggung dan tidak boleh berkutik karena aku tau bahwa banyak siswi yang tak suka melihatku berjalan bersama dengan sulung apalagi ketika itu sulung menggandeng tanganku dan berjalan beriringan dengan diriku, aku nan berjalan bersamanya hanya dapat merunduk malu karena aku tau bahwa oponen temanku tak mengesir hal itu bahkan sulung yang dahulu nampan saat itu menciptakan menjadikan para siswi tidak tak henti hentinya memandang dirinya dan aku yang mengaram hal itu namun bisa merunduk malu karena aku merasa bukan pantas ada di dekatnya, sulung yang juga anak tunggal bermula batih konglomerat nan lewat kaya di Indonesia memiliki daya tarik yang luar sahih berkarisma kepada kehidupan pergaulannya. Lain dengan diriku nan lebih menutup diri dari kebanyakan teman temanku di sekolah dan aku yang lebih tertarik dengan duniaku sendiri, biarpun begitu sulung yang naik daun dan menjadi idola di kalangan murid murid di sekolahku terutama para siswi yang terus saja mengejar wayan ke manapun dia menjauhi mereka pasti akan selalu mengikutinya. Seiring berjalannya hari aku dan wayan semakin dekat dan kami semakin sering bersama, aku nan saat itu belum ikatan roboh cinta kepada laki junjungan manapun seperti merasakan sesuatu nan aneh di diriku hatiku seperti bergetar hebat setiap kali bersama dengan dia setiap kali anda menggenggam tanganku, aku sama dengan ingin gagap ke angkasa setiap kali dia menatap mataku hatiku menjadi mulai sejak bunga. Sebagaimana saat itu kami yang sedang berada di taman sekolah membahas pelajaran bersama tak sengaja berbenturan pandang tatapan yang beliau berikan padaku punya arti tersendiri saat kami sama sama terdiam dengan manah kami masing masing dengan sengaja anda mencubit pipiku yang memang sedikit gembil aku yang kesakitan karena pipiku dicubit olehnya hanya bisa berbicara “Ih barap sakit tau kamu iseng sekali” ucaku cak sambil cemberut dan menekuk wajahku dan dengan minus rasa bersalah dia hanya berkata “Abis kau tembem sih dasar ulfa gembil” ucapnya enteng tanpa beban. Aku masih belaka menekuk wajahku sebal karena engkau tak meminta maaf padaku, melihatku yang masih sahaja cemberut menekuk wajahku dia bertutur “Maafkan aku ya tembam aku janji tidak akan mencubit pipimu lagi, ayolah mesem lagi ya ulfa jangan cemberut demikian ini kamu akan terlihat lebih elok jika wajah cantikmu itu kau pasrah cacat saja senyum manis nan tulus ayolah kumohon” ujar sulung padaku. Mendengar kata perkenalan awal sulung tadi aku mulai tersenyum tak hanya senyum aku lebih-lebih tertawa selepas melihat wajahnya nan memohon itu sangat gecul wajah baki sulung jadi terlihat lucu selepas sira memohon padaku bakal tersenyum, “Baiklah aku akan tersenyum asalkan kamu berikrar padaku jangan mencubit pipiku pun” ucapku padanya “Baiklah tembem aku berjanji padamu tembem” ucapnya padaku. “Segala apa gembil kau ini dasar item menyebalkan” teriakku di depan wajahnya dan kamu hanya tertawa “Haha item item kereta api tau kendati item banyak yang ngantri” ucapnya sambil tertawa. Melihat itu aku merasa bahagia oh tuhan apakah ini? Kok hatiku selalu bahagia dan nyaman saat bersama dengannya, apakah aku ambruk cinta padanya? Pada sulung yang baru menjadi sahabat baikku, benarkah ini haruskah aku menjarang darinya agar tak cak semau problem dikemudian hari. Atau haruskah aku mengatakan padanya bahwa aku menyayangi dirinya? Tapi akankah beliau akan menerima diriku atau terlebih sebaliknya?. Periode hariku saat ini berubah aku kini mulai belajar bakal merenggang darinya karena aku takut kecewa padanya, namun meskipun aku menjauh darinya tetap saja ia yang selalu mendekatiku sebagaimana semalam saat medium di sekolah aku memintal untuk loyal congah di dalam kelas karena aku senggang beliau pasti sedang mampu di taman panggung kami dulu absah bersama, dan benar saat aku madya berada di kerumahtanggaan kelas ada temanku yang menegurku sekali lalu berbicara “Ulfa kau bukan ke taman?” tanya temanku linda “Ah tak tali tap aku lagi tak ingin ke taman, memangnya kenapa?” tanyaku kepadanya “Itu si wayan dia sedang menunggumu ditaman di panggung protokoler kalian sparing bersama” tutur linda “Oh
 Ya mengapa dia ada di sana?” tanyaku “Entahlah mana tahu dia sedang menunggumu di sana” jawab linda. Oh almalik apa iya embung menungguku di tempat normal kami berlatih? Tapi mengapa dia menungguku? Kulirik arloji yang ada di tanganku saat ini sudah lalu pukul sore selincam juga bel masuk tuntunan terakhir mengapa engkau masih menungguku, biasanya jam segini seharusnya dia sudah gemuk di dalam kelas mengapa anda masih menungguku? Aduh aku merasa tidak enak padanya bagaimana ini apa yang harus aku untuk ya? Tring
 Oh handphoneku berdering oh wanti-wanti turut rupanya, tapi pecah bisa jadi ya? Dengan sigap kubuka wanti-wanti sumir yang ada di handphoneku itu dari barap? Ya tuhan ternyata engkau yang mengirim wanti-wanti padaku From Sulung “Ulfa kamu di mana? Aku sudah menggumu sejak tadi” isi wanti-wanti darinya, bagaimana ini segala yang harus aku buat? Baiklah lebih baik aku menemuinya saja daripada belakang hari aku jadi tidak enak padanya kesudahannya kuputuskan lakukan menemui sulung yang semenjana berada di taman sekolah. Dan ketika aku berdapat beliau di taman sekolah kulihat dia sepertinya kamu sudah lama menungguku kuhampiri dia yang sedang duduk di bangku taman tempat kami stereotip berlajar dan saat aku menghampirinya aku merasa tinggal bersalah padanya karena aku membuatnya menunggu sebatas jam segini kulirik arlojiku sekarang pukul petang entah mutakadim berapa lama dia menungguku dan ketika aku mewah di dekat balai-balai ujana yang sedang anda tempati aku berdeham “Embung
 Apa ia sudah lama di sini?” tanyaku padanya tidak ada jawaban pecah mulutnya namun, seketika kamu beranjak mulai sejak duduknya dan langsung memelukku dengan erat aku terdiam seketika. Tak kusangka dia akan memelukku begini dan ternyata kejutan darinya belum usai. “Kamu menangis” “Sulungku menangis” suka-suka apa ini tuhan mengapa beliau menangis? Segala nan mutakadim terjadi padanya? Dengan sewaktu aku membalas pelukkan darinya dan berbisik di telinganya “Mengapa kau menangis? Apa yang terjadi padamu? Apa kau baik baik saja?” tanyaku berbisik tepat ditelinganya. Dan bukan menjawab semua pertanyaanku engkau justru terus saja menangis hingga alhasil aku memintanya untuk duduk kembali di amben taman tempatnya menungguku, tanpa melepas pelukannya padaku dia menatap mataku dan di kerumahtanggaan kedua bola matanya kulihat ada rasa takut dan kecut hati dan aku tau tatapan itu karuan ditujukan padaku. Sekejap aku terdiam karena hatiku seperti mana teriris maka itu tatapannya, ketika itu kugenggam tangannya dengan optimistis dan kumulai perundingan “Barap kau belum menjawab pertanyaanku” ucapku padanya “Ulfa mengapa kau menjarang dariku? Segala kau murka padaku?” ucapnya padaku aku hanya menggeleng. “Lewat kenapa? Kenapa kau menjauh dariku apa berbuat salah padamu?” tanya sulung padaku, “Bukan kau tidak berbuat itu sesungguhnya aku menjarang darimu bukan karena aku membenci dirimu sulung seandainya kau tau apa alasanku dia pasti menjauh dariku” ucapku padanya dengan indra penglihatan ki mawas kaca, dan entah apa yang terjadi padanya kamu refleks memelukku dan bertutur “Kumohon ulfa jangan menangis katakan semata-mata aku bukan akan meninggalkanmu aku berjanji” ucapnya padaku kesudahannya aku mengatakan apa yang kurasakan. “Sulung jujur aku tercantol padamu, tapi aku takut jika engkau akan pergi meninggalkanku” ucapku dengan meyakinkan padanya. Ternyata dia justru berkata padaku dia pun mencintaiku apalagi sejak mula-mula kami ganti mengenal. Aku terkejut mendengar jawabannya barusan setakat aku memeluknya dengan kencang hingga dia enggak boleh bergerak dan dia berkata padaku “Iya tembem aku adv pernah kamu bahagia tapi apa kau tidak bisa lebih halus sedikit denganku hah tembem” ucapnya padaku. Waktu ajal setelah pernyataan cintanya padaku aku berpikir jika kami empat mata mutakadim menjadi sejodoh puspa hati hanya ternyata aku keseleo, aku yang terlampau menyayanginya malar-malar mujur butir-butir yang membuatku kaget mendengarnya, amanat nan mengatakan sekiranya wayan berpacaran dengan anisa tara sekolahku lagi semata-mata saja aku barap dan anisa berbeda jurusan jika aku dan barap adalah anak jurusan IPA anisa ialah pesuluh jurusan IPS. Sejujurnya aku tawar hati mendengar berita itu dan aku masih berharap seandainya berita itu sahaja berita bohong yang dikarang oleh seluruh n antipoda lawan sekolahku mudahmudahan aku dan sulung menjadi jauh dan tidak terlalu cangap bersama. Saja ternyata dugaanku pelecok ternyata pemberitaan yang aku tangkap suara dari saingan temanku itu bermartabat memang sopan sekiranya wayan dan anisa berpacaran saat itu bau kencur aku tau jika ternyata anisa lah yang meminta sulung untuk menjadi kekasihnya dan yang membuatku kecewa dan sakit hati adalah sulung mengakui keinginan dan petisi anisa minus memikirkan perasaanku terlebih dahulu tuhan adilkah ini? Mengapa seperti ini disaat aku sudah lalu beriman jika dia mencitaiku juga kok malar-malar dia yang merusak kepercayaanku kepadanya dan itu membuatku merasa pengecut dan gempa bumi hati, sepulang sekolah aku duduk di taman sekolah. Masa ini kenangan manis itu berubah menjadi kosong seolah tak pernah terjadi hal sani itu di intern hidupku dan hidupnya karena pada kenyataanya sulung kini berubah. Dia bukan pula wayan yang kukenal bukan sulung nan dulu memeluku bukan wayan yang menangis karena tak bertemu denganku, dan dia bukanlah wayan yang buatku terikat tuhan aku kecewa mengapa disaat seperti mana ini disaat seharusnya aku bahagia bersamanya dia justru menghindari meninggalkanku dan memilih bersama anisa sonder perduli bagaimana persaanku. Apalagi dia tak sangkutan bertanya apakah aku mengetahaui mengenai hubungannya dengan anisa atau bukan, betapa aku kecewa atas sikapnya padaku nan seolah tak cak semau nan membuat hatiku terluka. Bahkan anda seolah tak peduli dengan perasaan dan keadaan hatiku hati yang dulu pernah bercita-cita punya hatinya sekarang jangankan bertanya memandang langsung diriku saja dia seolah lain sudi lagi memandang mataku dia tidak mau sampai-sampai sekedar bertanya bagaimana perasaanku waktu ini dia tak melakukannya. Tuhanku mengapa aku harus merasakan ini semua aku mencintainya dengan kudus aku menerimanya apa adanya aku enggak pernah memaksudkan dirinya menjadi sosok lain aku cuma mohon padanya untuk membuatku bahagia kendatipun sekedar tersenyum, belaka jika saja dia melakukannya dengan safi sungguh aku bahagia. To Sulung “Hai embung segala takrif? Aku tangkap suara ia berpacaran dengan anisa benarkah itu? Cak kenapa beliau tak perikatan cerita denganku?” tuturku kepadanya melangkaui pesan singkat. Tring To Ulfa “Maafkan aku ulfa aku tak memberitahu padamu yang sebenarnya, memang benar aku sekarang berpacaran dengan anisa tapi itu semua keinginannya bukan keinginanku. Kabarku baik bisakah kita berbenturan sepulang sekolah di yojana biasa?” balasan mulai sejak sulung di handphone tadi membuatku sakit, tapi aku mengepas mesem meski aku mesem kecut seusai mendaras pesan itu sekaligus namun aku letakan handphoneku di atas meja. Sepulang sekolah aku pula berjalan ke taman sekolahku dengan langkah loyo aku menuju tempat biasa aku duduk di taman itu tempat yang nyaman. Hingga di sana aku mengintai embung sedang duduk di dipan yang aku tuju aku tetap berjalan hingga momen aku sampai di bangku itu kulihat wayan duduk dengan memandang ke depan doang tatapan matanya kelihatan keruh sebagai halnya ia medium banyak problem melihatku dia sekalian membuka pembicaraan “Ulfa kau nomplok aku pikir kau bukan akan menclok karena kau marah padaku” ucapnya padaku, “Iya aku datang saja aku nomplok enggak lakukan bertemu denganmu aku nomplok bakal mengenang kenangan manis bersama orang yang kucintai” jawabku. Wajah sulung seperti kagat mungkin karena aku mengomong seperti itu dan sulung akhirnya berkata “Maafkan aku tapi betapa aku memang mencintaimu dengan setulus hatiku dan soal anisa aku terpaksa” tutur barap, “Benarkah itu jadi bagaimana waktu ini denganku? Dengan hatiku?” tanyaku akhirnya dia berujar “Jika kau cak hendak menunggu aku pasti akan kembali padamu” ucapnya, “Baiklah tapi jujur aku kecewa padamu” ucapku padanya. Cerpen Tulisan Sarah Aulia Facebook Sarah Aulia Sarah Aulia lahir di Jakarta 17 April 1999, siswi di SMK Muhammadiyah 15 Jakarta. Siswi kelas XII Multimedia ini memiliki hobi dan minat internal sastra dan kesenian terutama seni musik, bertekad menjadi carik, penyanyi, dan ahli n domestik bidang IT dan Multimedia. Mempunyai moto umur “ Sahabat dan anak bini yaitu pengobar,. Email sarahaulia14045[-at-] Facebook Sarah Aulia Nomor HP 085811252658 Cerpen Cinta Purwa Yang Menyakitkan merupakan cerita ringkas karangan Sarah Aulia, dia dapat mengunjungi pekarangan eksklusif penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. “Dia demen cerpen ini?, Share donk ke temanmu!” Share ke Facebook Twitter WhatsApp ” Baca Lagi Cerpen Lainnya! “ Pejuang Semenjak Pinggul Oleh Muja_Aulia Malam sedang terang disinari cahaya bulan purnama. Disertai sinaran tanda jasa yang ingin menunjukkan keindahannya. Namun, di balik keindahan itu tersembunyi keangkuhan. Persis sebagaimana sebagian makhluk. Di sebuah rumah yang Pelita Hati yang Kerontang Makanya Khoirur Rozikin 3 Desember di bumi Jatisari Awan hitam menyelimuti pagi itu. matahari seakan enggan menunjukkan kegantengan semarak putihnya. Nyanyian istiqomah pelir pipit tak juga terdengar di seantero telinga manusia, seakan Hancurnya Persahabatanku Karena Cinta Oleh Ikke Binar Vita Sari Polos ialah riuk suatu siswi di kelas Busana 2 di SMK paling kecil populer seSurabaya, anda memiliki seorang sahabat dekat bernama Putri. Mereka sudah seperti perangko dan amplop yang lengket Forgive Berpenyakitan Oleh Dini Kartika Aku masih tersenyum memandangi indah dandan bunga mawar saat bel tanda masuk berbunyi. Yah, buyar deh kegantengan pagi ini. Ditambah lagi kehadiran koteng Alfi di kelas bawah, anak gusuran berpokok Still Have Them Oleh Tricia Ofelia Wijaya Gelegar hujan membangunkan Lucy dari tidur yang setengahnya mimpi buruk. Upik itu mengerjap-ngerjapkan matanya cak bagi mengusir kantuk, dahulu melirik penanggalan nan diletakkan di atas kenap di jihat tempat tidurnya. “Hai!, Apa Beliau Suka Bikin Cerpen Juga?” “Kalau iya
 jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui pelataran yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu katib cerpen dari seluruh Indonesia telah turut menghidupkan loh, bagaimana dengan kamu?”
Mimpiitu membuat saya teringat perempuan cinta pertama saya—atau lebih tepatnya mengingatkan saya ketika kami memutuskan untuk saling jatuh cinta; "Jangan tegang, nikmati saja kehadirannya. Anggaplah kita masih muda dan kita baru saja memasukki fase remaja yang asyik nan dramatis. Aku senang bisa memiliki kamu—." Berikut ini merupakan kumpulan Cerpen Cinta Pertama terbaru karya para sahabat cerpenmu yang telah diterbitkan, total diketemukan sebanyak 389 cerita pendek untuk kategori ini. Untuk mencari cerita pendek Cerpen berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini! My Woman is My Role Model Cerpen Kiriman Frnsiska Lolos Moderasi Pada 4 June 2023 Jujur. Gue masih trauma dengan apa yang terjadi setahun lalu. Saat duniaku masih ada didekatku, namun ku selalu gagal menjaga dan melindunginya. Sungguh ku ingin memutar balikkan waktu. 1 tahun yang lalu
. Gue adalah Vero Allexander. Gue adalah anak » Baca lanjutan ceritanya... Aku, Kamu dan Senja Kala itu Cerpen Kiriman Arunika Wardani Lolos Moderasi Pada 21 May 2023 Malam semakin larut ketika aku membuka jendela kamar, diluar suasana sepi bahkan terasa sedikit menakutkan. Aku berdiri di depan jendela, menatap para bintang yang terlihat jelas di langit pedesaan. Aku berpikir, kapan terakhir kali aku menatap bintang dan bulan » Baca lanjutan ceritanya... Kamu, Hujan dan Kenangan Cerpen Kiriman Nimas Redisti Pradnya Paramita Lolos Moderasi Pada 1 May 2023 Dia adalah pangeranku, aosok yang memikat hatiku dengan senyumnya yang menawan. Bagiku dia adalah mimpi, yang selalu ingin kugapai. Bermula dari rasa kagum, yang semakin berkembang tiap harinya. Perasaanku padanya tak dapat diungkapkan oleh kata. Hari ini masih sama, » Baca lanjutan ceritanya... Unexpected Sesuatu Yang Tak Terduga Part 2 Cerpen Kiriman Vinzza A. Lolos Moderasi Pada 1 May 2023 “Eh sorry ya aku ga liat tadi”. “Lagi mikirin apa sih sampe orang segede gini gak keliatan?”. “Ah ngga kok ngga lagi mikirin apa apa, sekali lagi sorry ya ngga sengaja nabrak, aku duluan yaa” tanpa menunggu jawabannya aku » Baca lanjutan ceritanya... Unexpected Sesuatu Yang Tak Terduga Part 1 Cerpen Kiriman Vinzza A. Lolos Moderasi Pada 1 May 2023 Hai namaku Alesya Putri biasa dipanggil Lesya. Ini tentang kisah cintaku di zaman putih biruku, lebih tepatnya cinta pertamaku. Orang bilang “cinta pertama selalu gagal”, dan aku setuju akan hal itu. Pada suatu hari ketika pertama kali masuk tahun » Baca lanjutan ceritanya... Friend Zone Forever Cerpen Kiriman Candra G. W Lolos Moderasi Pada 19 March 2023 Ini adalah kisah hidupku yang menceritakan dua insan muda dengan agama berbeda yang saling mencintai, dua insan ini dipertemukan ketika berada di TK hingga kini berlanjut ke jenjang SMP, tokoh kisah ini adalah diriku dan sahabatku Rendra. Haii, namaku » Baca lanjutan ceritanya... Cinta Yang Tertunda Part 2 Cerpen Kiriman Bambang Winarto Lolos Moderasi Pada 19 March 2023 Pembangunan di Batam dilakukan secara besar-besaran sesuai arahan dari Bapak BJ, Habibie. Batam akan dijadikan seperti Singapura, kota industri, perdagangan dan sekaligus wisata. Konsep yang dikembangkan Pak Habibie sebenarnya sangat sederhana, menerima limpahan investasi dari Singapura. Jarak Singapura dengan » Baca lanjutan ceritanya... Cinta Yang Tertunda Part 1 Cerpen Kiriman Bambang Winarto Lolos Moderasi Pada 19 March 2023 Kala itu tahun 1970 an. Sehabis sholat subuh, seperti biasa aku bergegas menuju stasiun kereta api Weleri. Sekitar jam kereta api ekonomi “Bintang Malam” dari Jakarta memasuki stasiun. Surprise, kereta api tepat waktu, biasanya selalu terlambat dari beberapa » Baca lanjutan ceritanya... Cinta Pertama Cerpen Kiriman Ahmad Riski Nur Efendi, SMPN 1 Puri Lolos Moderasi Pada 14 February 2023 Saya kebetulan satu perumahan dengan teman saya namanya Arya. Kita berdua kemana-mana selalu bersama. Suatu hari kita satu tongkrongan dan dia mengenalkanku dengan temannya yang sangat cantik namanya Aurel. Aurel satu sekolah denganku tetapi kita berbeda kelas. Aku pun » Baca lanjutan ceritanya... Pelangit Di Langit Senja Cerpen Kiriman Kennisa Fajar Utami, SMPN 1 Puri Lolos Moderasi Pada 29 January 2023 Senyum yang indah dan terlihat sangat manis menghiasi raut wajah gadis cantik. Dia yang bernama Violin gadis baik, polos dan pintar. Tiba-tiba saja senyumannya itu berubah. Ketika Violin sedang menatap hujan dari luar jendela, dan perlahan air matanya mulai » Baca lanjutan ceritanya... Page 1 of 391 2 3 4 » Last » Hariini Dodi berulang tahun. Aku ingin memberikan sesuatu yang istimewa untuknya. Sesuatu yang bisa membuatnya bahagia dan memaafkan tingkah lakuku yang tak pantas selama ini. Hari ini akan kuserahkan seluruh cintaku padanya. Kan kuberikan sepenuh hatiku untuknya. Kan kubalas hari - hari menyakitkan yang dilaluinya dengan manisnya cinta.

Cerpen Cinta – Kisah yang paling bosor makan diangkat menjadi sebuah cerita pendek adalah cerpen gelojoh. Cerpen ini akan mengutamakan cerita pelalah sang tokoh penting dengan ending yang dibuat sedemikian menarik di adegan akhir. Beberapa konflik kali akan dimunculkan. Cerpen adalah sebuah karya sastra yang penokohannya hanya berfokus pada suatu orang serta tinggi ceritanya yang hanya sedikit. Rata-rata cerpen ditulis dengan tema perorangan seperti mana kisah sehari-hari atau tambahan pula kisah pribadi. Cerpen dengan tema majuh ditujukan lakukan penggemar karya jasad dari umur 15-20 tahun. Karena cerpen caruk ini mengandung cerita yang membawa narasi percintaan remaja. Neko-neko Cerpen Besar perut 1. Cerpen Cinta Romantis 2. Cerpen Cinta Sedih 3. Cerpen Cinta Segitiga sama 4. Cerpen Cinta Pertama 5. Cerpen Cinta Islami Macam-macam Cerpen Majuh Cerpen cangap sendiri dibagi kembali menjadi beberapa bagian tema yang bisa dijadikan referensi bagi yang mau membacanya. Varietas-keberagaman cerpen cinta ini mengandung inti narasi nan berbeda plong setiap bagiannya. Merujuk pada cerpen sendiri, sudah pasti isi dari cerpen rajin ini akan dibuat padat serta menarik dari segi ceritanya. Berikut ini yaitu beberapa jenis cerpen cinta yang akan dibahas. 1. Cerpen Comar Romantis Cerpen Bosor makan Sentimental Sesuai dengan namanya cerita ini mengisahkan sebuah cerita romantis anak muda. Biasanya macam cerpen begitu juga ini banyak disukai, karena kisahnya yang manis dan romantis. Sama dengan paradigma cerpen berikut Perawan mungil itu turut kedalam sekolah barunya. Dengan tustel yang terampai di lehernya serta tas di punggungnya. Amoi itu tetap berjalan sekali lalu mengecap bilang orang yang masuk bersama dirinya. Benda yang ia cari dari tadi pun ditemukannya. Gadis itu mencari namanya di gawang mading itu dan menemukannya. Baca Pun Contoh Cerpen Romantis 7-A Allirania Westora Lalu dia memperhatikan satu persatu nama teman nan berada di kelasnya hingga ia berhenti di satu tera. Zidan Malvianer Minus sadar, ia tersenyum saat melihat nama itu. Lira melanglang kembali serempak berburu kelasnya. Saat membias, sonder ingat ia menabrak seseorang yang menyebabkan anda terjungkal ke pantat berbarengan menatap ke sisi hamba allah yang menabraknya. Lira terpaku saat orang itu menjengukkan tangannya untuk menolong. “Maaf, tadi gue gak liat jalan.” Lira tetapi diam berbarengan menatap makhluk itu yang sekarang memaksanya untuk pulang ingatan. “Anak plonco?” Lira memperhatikan style orang di hadapannya itu dalam diam. Headphone, ransel serta kupluk nan warnanya semua hitam. “Kelas berapa.?” Lira menatap mata khalayak nan berada di hadapannya. Mengalihkan perhatiannya dari penampilan bani adam itu. “Nama lo?” Lira terperanjat. Orang itu menatap Lira lembut sambil menunggu jawaban Lira. “Li..Lira.” Balasannya suara tanah lapang itu keluar dari mulut Lira. Walaupun dengan cemas dan sedikit menggigil. “Ooh, nama lo Lilira. Gue Genta. Inferior 11 IPA 2. Udah milih mau ekskul barang apa? “Enggak Lilira tapi Lira. Inferior 10 Bahasa 1. Hmm.. Mana tahu fotografi, kak.” Lira tanpa pulang ingatan tersenyum sambil menyembunyikan raut merah di wajahnya. “Oke. Gue rebut dulu ya, Lira. Sorry, udah cak bagi lo jatoh tadi. Bye.” Lira menatap Bel nan bepergian menjauh melewatinya dengan senyuman yang tersungging di bibirnya. “Namanya Genta.” gemam Lira. Lira berjalan turut ke dalam kelasnya dan menemukan palagan nihil di pojok belakang kelasnya. Engkau mengambil tempat di sana dan melepas pemotret nan terjemur di lehernya tadi. “Hai, gue boleh duduk disini?” Lira mencugat dan menatap merek yang tertera di name tag seragam cowok itu. “Dapat. Salam kenal, Zidan.” 2. Cerpen Cinta Terharu Cerpen Cinta Sedih Farik dengan cerpen sebelumnya kisah yang satu ini tak mencerminkan keromantisan. Justru mengistimewakan kisah yang terbilang sedih. Begitu juga ini kamil cerpennya Aku menyanyikan lagu It Will Rain peruntungan Bruno Mars sambil memandangnya di tengah cafe. Duduk di tempat favoritnya dengan pesanan nan setolok setiap harinya. Dia doyan lagu ini. Karena itu anda selalu tersenyum memandang lurus ke depan dan adakalanya berdendang. Bagian terbaiknya, dia majuh turut meratus di bagian reffrain. Maka dari itu, suaraku cangap agak kupelankan semoga aku dapat mendengar suara indahnya. Gadis ini kehabisan penglihatannya setahun yang lalu. Itu nan kutahu. Dan setelahnya, aku mengajaknya ke cafe ini dan mendengarkanku bernyanyi. Yeah, aku ingin menciptakan menjadikan dirinya menjadi milikku hanya.. “Sering, kamu disini. Kita pulang ya,” ..Itu enggak mungkin. Koteng lelaki menghampirinya nan ku tahu bernama Adly, ternyata sira tunangannya. Sehabis aku menemukannya di taman dan mengajaknya ke cafe, pada hari itu pula hatiku patah detik melihat kenyataannya. 3. Cerpen Cinta Segitiga Cerpen Cinta Segitiga sama Mencintai seseorang yang sudah lalu menjadi milik orang lain itu memang menyakitkan. Sebagai halnya cerpen cinta segitiga sama ini Aku melihatnya selalu. Di medan itu, bersama orang yang sama. Indira Rayana Gadis. Seorang cewek yang menjadi idola di kampus dan sering aku pandangi dari kejauhan. “Hai sayang,” No. Itu tak panggilannya terhadapku. Lain juga suaraku nan memanggil dirinya. Itu suara Agna, inai Raya yang selama setahun ini menemani hari-hari gadis itu. Bagiku, saat dimana Raya memanggil namaku adalah kepelesiran semu. Aku hanyalah bayang-bayang Raya. Aku bukan pernah dianggap terlalu berarti di vitalitas Raya. Hanya berusaha cak acap cak semau disaat beliau pelir. “Arich, boleh bantuin lubang engga?” Aku tetapi tersenyum jikalau Raya sudah menghampiriku dengan wajah puppy facenya yang unik. Raya selalu menclok padaku jika dia butuh sesuatu. Dan aku, cuma bisa menuruti semua maunya. Raya menangis. Kali ini Agna tidak menimbangi pesan singkatnya. Raya berdasar di pundakku dengan isakan yang masih terdengar di telingaku. “Gua tekor apa, rich? Agna selalu aja ki berjebah gitu. Dia anggep gorong-gorong ada gak sih, dia anggap korok tabo bukan sih.” racaunya spontan mengusap air mata yang berputar di pipinya. Andal saja. Aku sudah cak hendak membuat tanda di pipi Agna saat ini. Dia enggak berhak membuat Raya menangis seperti ini. “Andai, Agna seperti elo, Rich. Boleh jadi air mata sialan ini tidak akan keluar berpokok ain liang.” Deg. Raya andai kamu tau. Aku engga akan biarin kamu nangis berkecukupan gini. “Aku tetapi mau kamu tau, kalo sejauh 2 masa ini perasaan itu ada. Selalu merecup tanpa aku sadari. Selalu berpendar jika ia di dekatku.” Dia remang disana. Dengan wajah yang pengecut. Aku tau. Keputusan yang aku buat boleh mengapalkan dampak osean. Dan itu terlihat di matanya. Kekecewaan nan ki akbar. Aku merem mata sejenak sembari menyerobot ludah yang mengganjal di halkum. Aku siap. Apapun itu. Apapun jawaban di sikapnya, aku siap menerima resikonya. Baca Juga Cerita Mambang 4. Cerpen Besar perut Pertama Cerpen Buruk perut Pertama Terpesona untuk permulaan kalinya memang terasa aneh dan pelalah membuat dalaman deg-degan. Setiap hamba allah pasti mengalami caruk pertama, tapi entah kapan rasa itu tumbuh. Sama dengan cerita cak acap pertama berikut ini Bian ini teman sekelasku di SMP. Dulu, kami tidak terlalu intim sebatas akhirnya penanggung jawab kelasku menunggalkan siswa-siswi dalam satu meja. Detik itu aku berkenalan dengan Bian. Bian itu dulu bukan sama sekarang. Tingginya dulu sepantaran denganku. Namun, saat kelas bawah 8 engkau masuk ekskul voly dan detik itu aku menyadari, Bian telah menjelma menjadi cowok macho dan kharismatik di mataku. Bian bukan sama dengan Arjuna dalam pentolan pewayangan yang serba sempurna. Bian hanyalah Bian. Dengan segala kehangatan dan kekonyolannya nan kadang diluar wajar. Bian enggak pernah mau disamakan dengan most wanted di sekolah. Meski aku terkadang suka melihat beberapa siswi menahan nafas saat melihat Bian, tapi Bian lain peduli. Dia sekadar mau menjadi dirinya koteng. Entah sejak bilamana perasaanku pada Bian merecup. Yang jelas, tiap aku berdekatan dengannya degupan jantungku gelojoh lebih cepat dan pipiku yang merona biram. Menyatakan perasaanku? Sama sekali tidak pernah terfikir internal benakku untuk bilang suka’ atau bahkan sayang’ sreg Bian. Hanya satu nan kusyukuri, aku dapat melihat sorot alat penglihatan teduhnya dan terkadang senyum manis dengan lesung pipit di kedua pipinya terbingkai luhur di wajahnya. “Na, pulang sekolah nonton marilah.” ucapnya. Aku tersadar berusul lamunan panjangku selama Bian menonton Gladys latihan. Deg. Dadaku berdegup lebih cepat. Bian memang adv amat dekat denganku. Hampir semua kegiatannya ia lewati bersamaku. Tapi, mengapa ajakannya kali ini berefek besar pada jantungku? Baca Juga Cerita Hikayat 5. Cerpen Cinta Islami Cerpen Cinta Islami Dua insan yang terbawa sekadar setia ingin mempertahankan keteguhan imannya. Hal tersebut membuat keduanya memanjakan dalam diam sampai akhirnya waktu nan mempersatukan. Inilah teoretis cerpen gegares yang islami Santriwan dan santriwati mulai berdatangan ke pesantren. Dengan membawa tas segara untuk bekal mereka selama ki berjebah disana. Beberapa ustad dan ustadzah terpandang menyambut mereka dengan senyuman hangat. Salam dan sapa terdengar bersambutan dari mereka sehingga pelataran pintu setakat halaman pesantren penuh dengan para santri. Bersamaan dengan para santri yang baru ikut. Hari itu, gadis dengan kerudung biru menatap gerbang pesantrennya dengan getaran awak nan lumayan kencang. Baru pertama kali beliau meluluk pesantren dan mungkin ini anda harus dahulu terpisah dengan keluarganya. Baginya, ini adalah camar duka pertama siapa berjarak berusul orang tuanya. Dan, pertama kalinya ia merasakan sekolah khusus selam seperti ini. Tas yang dibawanya lumayan osean hingga ia lumayan kesusahan membawanya. Sampai sebuah tangan menahan tasnya dan sekali lagi membuatnya berpaling. Seorang santriwan menatap tas besarnya habis mengambil alih pegangan tas yang sudah terlepas dari tangan gadis itu. “Santriwati baru, ya? Di kamar mana?” Cak bertanya santriwan yang masih belum dijawab oleh gadis itu. Gadis itu akhirnya merunduk malu detik santriawan di hadapannya tersenyum lebar. “Kamar Khadijah, akhi.” Jawabnya pelan. Santriwan itu berjalan dengan menenteng dua tas di antara kedua tangannya. Matanya menatap lurus ke sebelah jalan tanpa menoleh ke arah amoi yang berjalan dengan malu di belakangnya. Gadis itu menatap punggung santriwan yang membantunya. Punggung besar individual pria itu barulah permulaan bisa jadi dilihatnya. Keluarganya sahaja beranggotakan pemudi karena figur seorang ayah sudah lama meninggal. Santriwan itu berbelok dan menghadap gerbang kamar santriwati. Langkahnya terhenti dan melongok ke sebelah gadis nan masih melanglang dengan menyerah. Sebatas akhirnya pejabat gadis itu melanggar dada santriwan yang sudah melulum senyum. “Afwan Akhi. Saya tidak lihat tadi.” Ucap gadis itu cepat. Santriwan itu tersenyum renik. “Nama ukhti siapa?” Tanya santriwan itu pelan. Gadis itu start kesulitan menyembunyikan rona merah di wajahnya. Sembari mewakili tas besarnya, gadis itu perlahan mengangkat kepalanya hingga matanya bertemu dengan mata santriwan itu. “Cap saya Naira, Akhi.” Ujar gadis itu pelan. “Nama saya Ali, Ukhti.” Balas santriwan itu. Debaran itu mulai unjuk diiringi dengan rasa menghangat di hati keduanya. Senyuman yang tersungging silih berbalas. Dengan mata yang memandang malu-malu, keduanya ubah menahan senyuman yang semakin gempal. Itulah sejumlah spesies dan penjelasan cerpen rajin yang dapat dijadikan teks nan ringan dan menyenangkan hati. Cerpen cangap akan menimbulkan kesan mendalam cak bagi pembacanya. Sesuai dengan tema yang dibawakan. Pembaca akan hanyut dengan cerpen majuh nan dikarang oleh sang penulis dan terpukau akan suasananya. Terutama jikalau cerpen cinta itu dibawakan dengan baik dan penyampaiannya cerita yang bukan berpiuh. Cerpen Cinta

Findbooks like Antologi Cerpen Cinta Pertama from the world's largest community of readers. Goodreads members who liked Antologi Cerpen Cinta Pertama al Cerpen Karangan Devi Avrilya SaputriKategori Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Patah Hati Lolos moderasi pada 22 February 2017 Hai, Namaku Ariana Putri. Biasa dipanggil Putri. Aku berumur 15 tahun dan aku duduk di kelas 10, aku bersekolah di salah satu SMA di Jakarta. Aku tinggal bersama kedua orangtuaku. Saat pertama kali MOS di salah satu SMA, aku dipandu oleh kakak kelasku, ya sekitar ada 4 orang, 2 perempuan dan 2 laki laki. Tetapi, entah mengapa aku sangat kagum dengan kakak kelas yang memanduku. Ya tuhan, jangan sampai rasa kagum ini berubah jadi cinta. Rasanya tidak mungkin kakak kelas jatuh cinta sama adik kelasnya. 3 Hari kemudian, aku sudah selesai MOS dan resmi menjadi murid di SMA ku. Aaaa, rasanya senang sekali. Aku memakai seragam putih abu abu dan siap untuk menjadi dewasa. Hari demi hari kulewati, aku bertemu dengan teman baruku, ya! Aku sudah menganggap dia sahabatku. Namanya Deana, dipanggil Dea. “Dea
 ke kantin yuk!” Ucapku menganjak Dea yang tengah sibuk memainkan ponselnya “Mbbbb.. ayuk ayukk put” Balasnya yang langsung menaru ponselnya di saku baju “Lo mau pesen apa put? Biar sekalian gue pesenin” “Bakso sama es teh manis deh ya.” “Oke!” Sembari aku menunggu Dea memesan makanan untuk kita berdua, aku pun memainkan ponselku. Tak lama Dea datang dengan membawa makanan dan minuman yang aku pesan. Kami pun menikmati menu itu. Tak lama kakak kelas yang aku kagumi pun datang bersama teman temanya, 5 orang. Aku pun terpana melihatnya Astagaa.. ganteng banget lo kaak!!’ Dalam hati aku berkata sambil terus memandangnya “Eh put, makan dong! Kok malah ngeliatin kak Revan sih?” “Hah? Revan? Namanya Revan? Kok lo bisa tau sih namanya?” Kaget aku kepada Dea “Ya taulah PUTRI, lo liat dong di bajunya pojok kiri kan ada namanya” Aku hanya bisa cengengesan melihat Dea. Ya kenapa aku sampai bisa lupa ya tuhan.. Padahal cuma tinggal liat namanya di bajunya, hhhh.. mungkin karena aku terlalu kagum kali yaa sampai bisa lupa. Aku sedang membaca buku di perpustakaan, tetapi tidak sama Dea. Soalnya hari ini ia tak masuk, katanya sakit. Lagi asik membaca, tiba tiba ada yang meletakan tanganya di atas bahuku. Sontak aku terkejut dan menghadap belakang. Dan ternyataaa “Mbbb.. sorry, gue bisa pinjem bukunya gak? Soalnya dikit lagi gue ada ulangan kimia. Dan itu juga bukunya buat kelas 11, bukanya lo masih kelas 10 ya?” Dan ternyata kak Revan!! “Mbb.. iya kak boleh nih” Aku memberi buku kimia yang tadi aku baca ke kak Revan. Aku juga membaca buku kelas 11 karena aku ingin tau pelajaran pelajaran kelas 11. “Thanks” Ucap kak Revan tersenyum kepadaku dan mengambil bukunya dari tanganku. Sontak jantungku berdebar kencang, rasanya ingin copot saja. Bagaimana tidak, kakak kelas yang aku kagumi tersenyum kepadaku. Ahh rasanya gembira sekali melihat senyuman kak Revan. — “Ya, gue mau curhat sama lo boleh gak?” Ucapku pada Dea yang ingin berusaha jujur pada Dea kalau sebenarnya aku sudah mulai cinta sama kak Revan. Dea hanya mengangguk dengan apa yang aku ucapkan tadi “Sebenernyaa
 gue itu mulai suka sama kak Revan, ya.” “Yaa, awalnya sih gue cuma kagum pas dia mandu waktu gue mos. Tapi lama lama gue mulai cinta sama dia ya.” Mendengar perkataanku barusan, Dea hanya terengah tak berkedip. Aku pun melambaikan tanganku tepat di depan wajah Dea. “Ya ampun Putri. Ternyata lo suka sama kak Revan.” Aku pun mengangguk. Dan tepat saat Dea bicara, kak Revan tiba tiba lewat di depan kita berdua, dia tersenyum kepada aku dan Dea. Ya tuhannn, sontak mataku melotot tak karuan, jantungku berdebar dan wajahku seperti orang ketakutan. Ya! Aku takut kak Revan mengetahuinya. Ya tuhan.. semoga saja dia tak tau apa yang barusan aku dan Dea ucapkan. “Deaaaaa!!! Lo kalo ngomong pelan pelan dongg!! Tar kalo kak Revan tau gue suka sama dia gimana ya?” Panik aku pada Dea, tetapi Dea hanya menjawab santai dan berkata “Tenang aja put, dia gak denger kok.” Balasnya. Tetapi aku tidak percaya begitu saja, aku juga harus meyakinkan ke kak Revan kalau seandainya ia menanya. Pagi yang cerah menyinari dunia, matahari sontak langsung memperlihatkan cahayanya, alarmku pun berdering pertanda aku harus bangkit dari tempat tidurku. Dengan wajah lemas aku pun langsung bangkit dari tempat tidurku kemudian langsung menuju kamar mandi. Setelah 15 menit kemudian akupun keluar dari kamar mandi kemudian menuju ruang makan untuk sarapan. Sesampai di sekolah akupun menuju ruang koridor dengan penuh ceria, ceria? Ya! Ceria karena ingin melihat wajah kak Revan yang tampan itu. Sehari tak masuk sekolah saja sudah rindu sama wajah tampanya kak Revan. Begitu aku jalan dengan santainya aku terkejut ada yang memanggilku. “Putriiiii” Aku pun sontak melihat ke arah yang memanggilku tadi. Dann ternyaataaa
 “Ka revan?” Yaa!! kak revan lah yang memanggilku. Kok kak revan tau nama aku yaa?’ Dalam hatiku bertanya tanya. kak revan pun menghampiriku dengan sedikit lari. Sontak jantungku berdebar tak karuan. “Putriii” Ucap kak revan sedikit terngosan “Iyaaa kak.. Kok kakak tau nama aku?” “Dea cerita sama gue kalo lo kagum sama gue.. emang bener yaa?” Ucap kak revan dengan nada sedikit pd juga tersenyum tipis kepadaku. Sontak aku terkejut dia bertanya begitu, huhh.. Dea pasti cerita apa apa tentang aku sama kak Revan. Awas aja lo ya!! Dengan menutupi maluku, aku pun menjawab pertanyaan kak Revan dengan santai “Mbbbb
mbbbbb iyaaa aku kagum ajaaa sama kakak, kakak tuh wibawa banget pas mos-in aku duluu, hehe emang gak boleh kalo aku kagum sama kakak kelasku sendiri?” Ucap aku membela diri “Mbbb.. Iyaa si gak papa, oh iya lo tar malem ada acara gak?” “Nggak.. emang kenapa kak?” “Tar malem ikut gue yuk ke birthday party sepupu guee.. Lo mau ikut gak?” “Mbbb
 boleh deh kak” “Okeyy, nih no telepon gue.. Tar lo sms yaa alamat rumah lo, tar gue jemput jam byee” Ucap kak Revan sembari memberiku kertas sedikit dan bertuliskan nomor telepon dia, dia pun langsung meninggalkanku begitu saja.. Ohh tuhannn!!! Rasanyaa senang sekali nanti malam aku pergi berdua sama kak Revan.. aaaaaaaa Jam menunjukan pukul aku pun bergegas memilih baju, sepatu, dan tas untuk pergi nanti. Setelah memilih, aku pun langsung bersih bersih dan make up. Pokoknyaa aku harus tampil cantik malam ini dengan memakai dress merah atas lutut high heels hitam dan juga tas hitam rambut yang digerai. Aku rasa aku sudah tampil cantik. Aku pun menunggu kak Revan menjemputku. 10 menit kemudian kak Revan sudah tepat di depan rumah ku dengan mobil warna hitamnya, aku pun langsung menaiki mobol kak Revan “Lo cantik banget putttt!!!” “Makasihh kak..” Jantungku ingin copot saja ya tuhannn!!! Bagaimana tidak? Saat ini aku tepat duduk di samping orang yang aku suka dan jalan berdua denganya, ditambah dipuji kecantikanku.. aaaaaaa senang sekali rasanyaa. Sesampai di Birthday Party sepupu kak Revan, aku dan kak Revan pun langsung masuk. Tak lama kemudian kak Revan pun mengajaku untuk menyantap makanan dan minuman di dekat kolam renang, aku pun mengikuti kemauan kak Revan. Dan saat ini aku dan kak Revan tengah memakan cupcakes dan segelas sirup. “Puttt..” “Mbbb” “Kamu udah punya pacar?” “Kamu?” “Mbb.. Iyaa sekarang aku mau manggil aku-kamu aja.. Daripada lo-gue kayak gak pantes aja sesama adek-kakak kelas” Ucap kak Revan “Mbb.. Kakak mau ngambil cupcakesnya lagi gak? enak tau” Jawabku mengalihkan pembicaraan. Sebab aku pun bingung ingin menjawab apa dengan kak Revan, aku sih memang belum mempunyai pacar, tapi aku bingung saja mengapa kak Revan nanya seperti itu “Jawab dulu pertanyaan yang tadi!” “Mbbb
 Belum kak aku belum punya pacar.” Jawabku “Kamu mau gak jadi pacar aku?” Aku pun terkejut mendengar perkataan kak Revan. Jantungku mulai berdetak tak karuan, keringkat dinginku mulai mengucur. Aku terengah tepat di wajah kak Revan tak berkedip. Tapi ah mana mungkin kak Revan menembakku beneran, apa yang dia suka dari diriku? aku biasa biasa saja kan? Aku pun mencoba tenang menjawab pertanyaan kak revan “Ahhh kakak bercanda kalii” Kataku sambil tertawa sedikit mengalihkan keadaan “Aku gak bercanda sama sekali put.. jujur dari pertama kamu mos aku mulai tertarik dengan kamu, aku mencoba mencari tau nama kamu lewat sahabatmu, Dea sampai akhirnya ini ngedate kita yang pertama dan aku menyatakan perasaanku. apa itu salah?” Aku pun terdiam saat kak Revan berkata itu “Mbb
 Iyaa kak aku juga suka sama kakak. Aku mau jadi pacar kakak.. tapi aku baru pertama kali pacaran kak, maaf kalo aku masih gugup ketemu sama kakak, dan please jangan buat aku sakit hati karena aku belum merasakan sakit karena cinta.” “Iyaaa putri kakak gak akan sakitin kamu, kakak akan jaga kamu baik baik. Kakak sayang banget sama kamu, makasih udah nerima kakak..” Ucap kak Revan tersenyum aku pun ikut tersenyum. Saat sesampai di sekolah, aku pun risih karena teman temanku menatapku tajam, aku tidak tau apa yang terjadi, begitu aku hampir sampai di kelas Dea pun menghampiriku “Cieeee yang taken sama kak Revan!! longlast yeee.. Eh lo gaktau yaa kak revan tuh ngeshare foto lo di akun sosmednya dia pake caption yang romantis gitu makanya anak anak pada ngeliatin lo karena dia tau kalo lo sekarang takenya kak revann..” “Wkwk iyaaa makasihh Dea lo juga kan yang ngebantu gue buat deket sama kak Revan.. makasih yaa ya. Gue juga gak nyangka bisa jadian sama kak Revan.” “Iyaaa Putriii sama sama!!” Sekejap aku menatap mata Dea yang seperti orang habis nangis. Aku pun bertanya kepadanya tetapi ia malah menjawab “gak papa”. Entah apa yang sedang Dea alami, seperti ada masalah tetapi ia tak mau berkata jujur kepadaku “Haiiii sayangg
” Ucap kak Revan menghampiriku “Mbbb iyaa kak..” “Putri gue tinggal yaaa!” Ucap Dea langsung pergi meninggalkanku Aneh sekali dengan tingkah Dea selama aku pacaran dengan kak Revan, dulu ia selalu menemaniku dan sekarang ia lebih memilih menyendiri dan sering tidak masuk sekolah Hubunganku sama kak Revan sudah semakin jauh, semakin aku mencintai kak Revan dan selama 9 bulan kita pacaran kak Revan sama sekali tidak pernah menyakiti aku sampai sampai saat saat ingin ke 10 bulan hubunganku dengan kak Revan mulai renggang, dia sering menolak ketika aku ajak jalan padahal dulu ia selalu siap siaga dan senang, alasan kak Revan dia sibuk lah, apa lah sampai akhirnya aku mulai curiga dengan kak Revan. Sampai akhirnya aku mengikuti kak Revan dengan motorku. Dan ternyata kak Revan berhenti di sebuah restoran besar dan dia pun masuk ke dalam, aku pun sangat curiga saat itu, aku pun mengikuti kak Revan sampai akhirnya ia bertemu seorang perempuan dan perempuan itu ternyata “DEA” yaaa aku sangat heran, mengapa kak Revan dan Dea berudaan di situ? Bermesraan segala, tetapi aku masih berpikir postif sama Dea karena ia sahabatku. Tapi kenapa kak Revan menggenggam tangan Dea dan memberi Dea seikat bunga? sontak hatiku sakit bertubi tubi, aku mulai meneteskan air mataku satu per satu dan pipiku mulai basah, mataku mulai merah, hatiku mulai sakit melihat kak Revan dan Dea seperti itu. Aku pun mendengar sedikit mereka bicara dan ternyata dia Dea dan kak Revan menjalin hubungan 1 bulan sebelumnya. Dan Dea meminta kak Revan memutuskanku, kak Revan pun mengabuli permintaan Dea, aku pun langsung pergi begitu saja dengan lari yang cukup kencang, seperti tertusuk tusuk jarum rasanya melihat berkhianatnya sahabatku sendiri, juga kak Revan, aku sangat kecewa terhadapnya, Padahal kak Revan pernah berjanji dulu untuk tidak menyakitiku. Tapi apa? begini caranya? Aku tidak terima. Aku pun bergegas pergi dari tempat itu bersama motorku, aku pun mengebut kencang sembari meneteskan air mata dan entah mengapa aku kehilangan konsentrasi, lalu aku pun menabrak truk tepat di depanku, kecelakaan itu pun terjadi. Aku pun dibawa banyak orang untuk dibawa ke rumah sakit, sesampai di rumah sakit, keluargaku pun ditelepon untuk mengabari bahwa anaknya yang bernama ARIANA PUTRI kini tengah terbaring di rumah sakit. Dengan koma yang cukup lama 15 hari karena aku pendarahan di otak, aku pun tersadar dari tidurku, tampak aku melihat seorang kak Revan yang menemaniku di rumah sakit. Aku pun mulai meneteskan air mata lagi, mengingat kejadian waktu itu. kak Revan pun tersadar kemudian melihatku yang sudah terbangun, namun aku membuang muka terhadap kak Revan. “Putri kamu udah sadar? Kakak khawatir banget sama kamu
 Kamu kenapa nangis put?” Aku pun hanya terdiam dan akupun mengecek handphoneku dan ada email dari kak Revan, 15 hari yang lalu dengan isi “putri, maaf aku gak bisa lagi sama kamu, maaf aku mau sampai di sini aja hubungan kita, maaf banget aku gak bisa lanjutin lagi, maaf ya put” Aku pun membaca dan kemudian menunjukan kepada kak Revan, ia pun membaca dan kak Revan ingin menjelaskan namun aku pun menaruh telunjukku tepat di bibirnya “Ka revan.. Aku tau semuanya. kak Revan sudah jalin hubungan kan sama Dea sahabat aku satu bulan sebelumnya? Aku tau kak, terus Dea yang menyuruh kak Revan untuk mutusin aku, terus kak revan mau gitu aja.. Kakak bayangin gimana aku gak sakit hati.. Kakak pacaran sama Dea tapi masih ada hubungan sama aku.. Kakak itu laki atau bukan? kakak itu gak gentle kakak gak bisa jaga perasaan aku. Aku ini sakit hati kak. Coba kakak bayangin, kalo kakak udah gak mau jalanin hubungan sama aku, kakak putusin aku bisa kan baik baik? gak kayak gini kak caranya! aku tuh sakit hati banget kakak duain aku kayak gini, dan sekarang kakak ngapain nemenin aku di rumah sakit? Toh kakak udah gak peduli kan sama aku?” Ucap aku masih dengan suara merintih diderangi air mata yang sangat amat mengalir, begitupun dengan kak revan “Maafinn aku sayangg.. Dulu emang iya aku diam diam suka sama Dea, aku tuh suka sama Dea tapi aku sayang sama kamu, dan saat ini aku tau ternyata Dea itu gak sebaik kamu sayang.. Dea itu jahat sama kamu!! Dia ngebuat kakak suka sama dia, dia itu jahat sama kamu Dia tuh gak kaya kamu, dia itu ngebuat kakak suka sama dia. Kakak baru sadar kalo jangan pernah tinggalin orang yang kakak sayang demi orang yang kakak suka. Kakak baru sadar sayang.. maafin kakak!!” Flashback on “Ya, gue mau curhat sama lo boleh gak?” Ucapku pada Dea yang ingin berusaha jujur pada Dea kalau sebenarnya aku sudah mulai cinta sama kak Revan. Dea hanya mengangguk dengan apa yang aku ucapkan tadi “Sebenernyaa
 gue itu mulai suka sama kak Revan, ya.” “Yaa, awalnya sih gue cuma kagum pas dia mandu waktu gue mos. Tapi lama lama gue mulai cinta sama dia ya.” Maafin guee ya putri, gue harus perjuangin cinta gue sama kak Revan, gue sebenernya juga suka sama kak Revan dari pertama kak Revan mos-in kita, ya gue pura-pura aja sama lo, gue pura pura dukung lo kalo lo sama kak revan, maafin guee yaa puttt.. Gue harus perjuangin cinta gue ke kak Revan!’ Ucap Dea dalam hati. Flashback Off “Maaf kak, aku gabisa nerima kakak lagi. Maaf, mending sekarang kakak pergi deh. Aku gak mau liat muka kakak lagi di sini. jujur aku sudah memaafkan kakak tapi untuk menjalin hubungan lagi aku gak bisa kak. Aku udah terlalu sakit. Maaf kak” Dengan beriringnya waktu, aku pun menginjak kelas 11. Aku meminta kepada orangtuaku untuk pindah sekolah dan aku pun pindah di Surabaya karena sekarang papaku bisnis di sana. Perlahan lahan aku melupakan kak Revan, berat rasanya melupakan cinta pertama, tapi aku harus bisa. “Maafin kakak putri, kakak udah nyakitin hati kamu, kakak menyesal. Kakak sayang banget sama kamu putri.. Maafin kakak putri.. Kakak udah ninggalin orang yang kakak sayang demi orang yang kakak suka, karena suka hanya sementara. Maafin kakak” Cerpen Karangan Devi Avrilya Saputri Facebook Devi Avrilya Saputri Cerpen Cinta Pertama Yang Menyakitkan merupakan cerita pendek karangan Devi Avrilya Saputri, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Lelaki Penunggu Senja Oleh Al-Izhar Setelah berlabuh di penghujung jalan yang merindu, ada beberapa kenangan yang bersandar di pundaknya. 12 November 1995 Pukul 700 pagi, lelaki rembulan yang sederhana sedang menunggu kekasihnya. Namun, sampai Rahasia Jodoh Ku Oleh Ayoemie Tahun 2013, Tia -teman aku saat di bangku Sekolah Dasar- berniat menjodohkanku dengan teman semasa kuliahnya dulu, Fulan namanya. Komunikasi aku dan Fulan dengan sistem ta’aruf -perkenalan dengan perantara My Happy Ending Oleh Sonia Meiliana Saat pertama melihatnya, aku begitu terpesona. Matanya bersinar jenaka, bibirnya melemparkan senyum hangat kepadaku. Dan pada saat itu juga, rasanya seluruh dunia berhenti berputar dan hanya dirinya yang kulihat. Bidadari Surga Oleh Dita Atma Nila Sari Semua orang tahu bahwa aku termasuk anak yang berbakti. Aku kuliah di sebuah PTN di kota. Orangtuaku tergolong orang yang mampu. Dalam artian mampu memenuhi semua kebutuhan dan keinginanku. Menikam Hati Part 4 Oleh Alvan Muqorobbin Asegaf Setelah Sholat duhur kami pulang. Di rumah ada Ibu. “Na baru pulang nak.” Katanya. “Iya bu”. Aku langsung masuk kamar dan menjatuhkan tubuhku di ranjang. Tepat kulihat pukul 1435 ñ€ƓHai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?ñ€ "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
Ya aku akur bahawa cinta itu suci dan murni, Hanya manusia yang membuat cinta menjadi tidak suci dan murni. Tuhan. Mengapa harus ada manusia yang bermain dengan perasaan orang lain, Mengapa tidak semua manusia setia pada kekasih mereka. Tapi aku mengenai kehidupan ini.

Cerpen Cinta Pertama Yang Menyakitkan Cinta itu Menyakitkan FILM PENDEK BIKIN BAPER 2018 Angga LOF DaBest kawan kalian masih stay dengan kita. Yapss, ini video short movie pertama kita di YOUTUBE, sebelumnya kita udah upload part pe part di akun ... Watch Now Cerita cinta pertama Video ini berisi cerita cinta pertamaku Cerita Cinta pertamaku, kisah cinta pertamaku, cerita cinta pertama dan terakhir, cerita cinta pertama bertepuk sebelah ... Watch Now CINTA ITU MENYAKITKAN 2 Cinta itu menyakitkan 2 adalah film pendek dari CIM yang pertama dengan cerita yang berbeda. Cinta kadang emang menyakitkan, kadang berkhianat, kadang ... Watch Now CINTA YANG TERPENDAM DaBest kawan kalian masih stay dengan channel gua. Yapss, ini video short movie kesekian gua di YOUTUBE, sebelumnya kita udah upload part pe part di ... Watch Now CERPEN Kisah Nyata, SENJA MEMERAH DIAKHIR DESEMBER part 1 Sebuah kisah nyata. Kisah nyata perjalanan hidup yang penuh liku. senja memerah di akhir desember, sebuah perjalanan panjang. cerpen kisah nyata senja ... Watch Now Mengharukan, Kisah Cinta Paling Sedih Yang Bikin Nangis Jutaan Orang Kisah Cinta dalam video ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata, yang diambil dari ... Watch Now Diam Diam Aku Menyukaimu Kisah Cinta di Sekolah Jangan lupa like, comment & subsribe ya Lipstick cantik dengan teknologi Nano Korea Shopee Instagram ... Watch Now DEMI KELUARGA KURELAKAN KEPERAWANANKU - FILM PENDEK BIKIN BAPER DEMI KELUARGA KURELAKAN KEPERAWANANKU - VIDEO SEDIH video ini kami buat dari cerita kisah nyata di suatu desa yang dimana seorang gadis ... Watch Now Penyesalan Cewek Cuek hargai lah usaha seseorang..yang memberimu perhatian dan kasih sayang, karena kita ga pernah tau,,kapan mereka pergi dan terus menghilang sebelum kita ... Watch Now FILM PENDEK SEDIH BAPER - Short Movie Yaris Mars KETIKA COWOK SUDAH KECEWA - FILM PENDEK SEDIH BAPER terus support kami dengan LIKE, COMMENT, SHERE, & SUBSCRIBE channel ini. bantu ... Watch Now VIDEO BAPER RIVALDY BASKARA Kumpulan Vidgram Baper rivaldybaskara. Watch Now SAKIT BANGET aldokembar24 Hallo gua aldo kembar, di video kali ini tentang hati gua yang sakit karna ngliat cewe yang gua sayang sedih karna orang lain, Instagram Aldo ... Watch Now PENASARAN TENTANG MALAM PERTAMA ??? TONTON SAMPE ABIS !!! Yuhu semuanya!! gimana kabar kalian? hehe Oke kali ini kita lagi bahas tentang malam pertama kita nih hahaha penasaran?? langsung tonton videonya ... Watch Now SALING MENYIMPAN Film Pendek Short Movie Baper Halo temen-temen kali ini aku upload lagi nih shortmovie bapernya. yuk tonton bareng-bareng Pemain Annisa ... Watch Now Film Pendek INKOM "Cinta Segitiga" Film pendek pertama INKOM yang berjudul Cinta Segitiga. sooo bagi yang penasaraan tonton aja langsung guysss. Watch Now Kisah Nyata Cinta Memilukan Karena Dipaksa Menikah Aku Membenci Suamiku Tak Menyangka Suamiku Malah Chanel Ini Berisi Kisah Nyata, Kisah Sedih, Kisah Cerita Nyata, Kisah Islami, Kisah Tauladan, Kisah Bikin Nangis dll Jika saudara/saudari,ingin berbagi cerita ... Watch Now

HmpSG.
  • ll234qlsrk.pages.dev/409
  • ll234qlsrk.pages.dev/50
  • ll234qlsrk.pages.dev/336
  • ll234qlsrk.pages.dev/182
  • ll234qlsrk.pages.dev/366
  • ll234qlsrk.pages.dev/267
  • ll234qlsrk.pages.dev/180
  • ll234qlsrk.pages.dev/276
  • cerpen cinta pertama yang menyakitkan