Alatmusik ini memberikan irama atau ritem lagu yang befungsi menaik turunkan dan memberhentikan lagu. Cara memainkan alat musik ini dipetik dengan ibu jari untuk mendapatkan suara yang berbeda. 5. Dog Dog. Mengutip dari buku Peralatan Hiburan dan Kesenian Tradisional Jawa Barat, alat musik ini dimainkan dengan cara ditepuk atau dipukul memakai
Alat Musik Tiup – Alat musik dapat dimainkan dengan berbagai cara maupun teknik. Salah satu cara memainkan alat musik adalah dengan cara ditiup, cara permainan ini cukup sederhana dan kerap menimbulkan sebutan alat musik tiup. Nah pada artikel ini kita akan membahas bersama-sama mengenai alat musik tiup, mulai dari pengertiannya, jenis-jenisnya, bahkan 27 contoh alat musik yang dapat menghasilkan bunyi dengan cara ditiup. Semua itu telah terangkum pada artikel di bawah ini. Jadi, yuk segera scroll ke bawah dan simak penjelasan lengkapnya. Alat Musik Tiup Alat Musik Tiup Berdasarkan sumber bunyinya, alat musik dibedakan menjadi tiga yakni alat musik tiup, pukul, dan petik. Alat musik tiup sendiri merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup untuk dapat menghasilkan suara. Alat musik tiup ini dapat mengeluarkan suara atau bunyi karena adanya resonansi suara. Resonansi sendiri dapat dikatakan sebagai getaran yang terjadi karena adanya aksi pemicu berupa tiupan melalui rongga tabung alat musik tiup yang menghasilkan bunyi. Macam Macam Alat Musik Tiup Alat musik tiup yang dihasilkan sumber bunyi dari hembusan udara di rongga. Adapun contohnya adalah suling, trombon, organ, terompet. Untuk lebih jelasnya, dapat diamati pada penjelasan sebagai berikut No Alat Musik Tiup 1 Alat Musik Saluang 2 Alat Musik Puik-puik 3 Alat Musik Tahuri Terompet Kerang 4 Alat Musik Serunai 5 Alat Musik Bangsi Alas 6 Alat Musik Foy Doa 7 Alat Musik Pupuik Batang Padi 8 Alat Musik Pa’pompang Pa’bas 9 Alat Musik Suling Bambu 10 Alat Musik Terompet 11 Alat Musik Harmonika 12 Alat Musik Trombon 13 Alat Musik Piccolo 14 Alat Musik Oboe 15 Alat Musik Pianika 16 Alat Musik English Horn 17 Alat Musik Klarinet 18 Alat Musik Saksofon 19 Alat Musik Bassoon Fagot 20 Alat Musik Flute 21 Alat Musik Tuba 22 Alat Musik Recorder 23 Alat Musik Daegeum 24 Alat Musik Venu 25 Alat Musik Tumpong 26 Alat Musik Shakuhachi 1. Alat Musik Saluang Alat Musik Saluang Alat musik tiup datang dari Sumatera Barat dan dikenal sebagai Saluang. Alat musik jenis ini telah menjadi alat musik ikonik khas Minangkabau. Cara memainkan alat musik khas Sumatera Barat ini yakni ditiup dan dimainkan lubangnya dengan jari-jari tangan untuk menghasilkan nada-nada yang indah. Alat musik Saluang ini dibuat dari bahan potongan bambu pilihan dengan ukuran diameter 2- 3 cm dan panjang sekitar 70 sampai 90 cm. Alat musik tradisional ini memiliki bentuk seperti seruling, hanya saja pada alat musik Saluang ini memiliki bagian pangkal dan ujung yang bolong. Alat musik Saluang biasa dimainkan dalam acara resmi maupun acara hiburan, mulai dari upacara adat, pentas seni, iring-iringan pengantin dan hiburan masyarakat. Di sisi lain, masyarakat Minang kerap menjadikan Saluang sebagai pelengkap instrumen musik mereka. Saluang dibedakan menjadi beberapa jenis, dan di beberapa daerah memiliki jenisnya masing-masing. Beberapa diantaranya adalah Saluang Sirompak, Saluang Pauah, dan Saluang Darek. 2. Alat Musik Puik-puik Alat Musik Puik-puik Alat musik Puik-puik merupakan salah satu alat musik tiup yang berasal dari Sulawesi Selatan. Beberapa masyarakat juga menyebutnya sebagai Pui-pui. Alat musik tradisional ini biasa dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik Puik-puik biasa dibuat dari bahan kayu dan besi yang berbentuk kerucut memanjang, bagian pangkal dari alat musik ini dibuat dari lempeng logam dan dilengkapi dengan potongan daun lontar sebagai penghasil suara ketika Puik-puik ditiup. Karena untuk menghasilkan bunyi yang khas, para pemain ini harus memainkan alat musik ini dengan teknik dan keahlian khusus. Karena jika meniup Puik-puik ini dengan sembarang, malah yang keluar justru suara aneh atau bahkan tidak keluar suara sama sekali. 3. Alat Musik Tahuri Terompet Kerang Alat Musik Terompet Kerang Alat musik tiup selanjutnya diberi nama Tahuri, atau yang banyak dikenal dengan sebutan Terompet Kerang. Alat musik jenis ini merupakan alat musik tradisional khas Maluku. Sesuai dengan namanya, alat musik jenis ini dibuat dari bahan kerang. Jenis kerang yang digunakan adalah kerang Triton atau Triton Shell, kerang ini memiliki bentuk yang berkualitas untuk digunakan sebagai alat musik tiup. Kulit kerang yang dipilih berasal dari Saumlaki, Dobo, Kepulauan Aru dan Banda. Bagian Kerang diberi lubang sebagai tempat hembusan udara dengan bunyi monofon. Cara meniup alat musik Tahuri ini yakni seperti cara meniup terompet pada umumnya. Bagi masyarakat Maluku, alat musik tradisional jenis Terompet Kerang ini dimainkan sebagai alat komunikasi. Selain sebagai alat komunikasi, tidak lupa juga Tahuri dimainkan sebagai alat musik untuk menghibur diri, dimana alat musik ini dimainkan secara bersamaan dengan alat musik tradisional lainnya seperti alat musik angklung. 4. Alat Musik Serunai Alat Musik Serunai Alat musik Serunai atau juga dikenal dengan sebutan puput serunai tergolong ke dalam alat musik tiup khas Minangkabau, Sumatera Barat, Indonesia. Alat musik Serunai ini memiliki bentuk yang unik dan khas, seperti yang tampak pada gambar di atas bahwa alat musik ini cukup unik meskipun memiliki permainan yang mirip dengan alat musik Suling. Selain bentuknya, hiasan yang tergambar pada badan Serunai juga menampilkan corak khas Minangkabau. 5. Alat Musik Bangsi Alas Alat Musik Bangsi Alas Alat musik tiup selanjutnya adalah Bangsi Alas. Alat musik jenis ini berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam. Bangsi ini dibuat dari bambu dengan panjang sekitar 40 cm dengan garis tengah sekitar 2,8 cm. Pada bagian badan Bangsi terdapat 7 lubang yang dapat menghasilkan nada-nada yang berbeda-beda. Selain itu, Bangsi Alas juga dihiasi dengan ukiran khas Aceh. 6. Alat Musik Foy Doa Alat Musik Foy Doa Alat musik tiup selanjutnya datangnya dari Nusa Tenggara Timur, alat musik tersebut diberi nama Foy Doa. Alat musik ini sejenis suling yang berasal dari Pulau Flores, yakni tepatnya di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Foy Doa dapat diartikan sebagai suling ganda yang dibuat dari bahan buluh atau bambu kecil yang gandeng dua atau lebih. Dengan kata lain, Foy Doa biasanya terdiri dari dua buah suling atau lebih yang digandeng. Dalam permainannya, alat musik Foy Doa biasa dimainkan secara bersama-sama oleh anak-anak atau muda-mudi dalam permainan tradisional khas NTT. Alat musik tradisional Foy Doa biasa dimainkan dengan cara ditiup secara lembut, sembari jari-jari tangan kanan dan kiri membuka dan menutup lubang-lubang nada untuk menghasilkan nada yang indah. Foy Doa kerap menghasilkan dua jenis nada, yakni nada-nada tunggal dan nada-nada ganda. Alat musik jenis ini biasa dimainkan bersama syair-syair dengan tema kehidupan. Pada awal perkembangannya, alat musik Foy Doa biasa dimainkan secara pribadi, namun sejak tahun 1958 para musisi daerah setempat mulai memadukan dengan beberapa alat musik tradisional lainnya, seperti Sowito, Thobo, Foy Pay, Laba Dera, dan Laba Toka. 7. Alat Musik Pupuik Batang Padi Alat Musik Pupuik Batang Padi Alat musik tiup selanjutnya adalah Pupuik Batang Padi. Alat musik jenis ini berasal dari Sumatera Barat. Sesuai dengan namanya, alat musik jenis ini terbuat dari batang padi yang sudah tua atau telah berbuku. Di beberapa daerah Sumatera Barat, Pupuik adalah sebutan untuk alat musik “Peluit”, alat musik tradisional Sumatera Barat yang satu ini awalnya banyak ditemukan di Agam, Sumbar. Cara membuat dan memainkan Pupuik juga cukup sederhana, hanya perlu memecahkan bagian pangkal batang padi yang berbulu, hasil pecahan tersebut akan menghasilkan suara ketika ditiup. 8. Alat Musik Pa’pompang Pa’bas Alat Musik Pa’pompang Alat musik tradisional Pa’pompang merupakan salah satu jenis alat musik tiup tradisional Sulawesi Selatan. Alat musik tradisional ini berasal dari tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Beberapa masyarakat juga mengenalnya dengan sebutan Pa’bas. Nama Pa’bas disematkan ini dikarenakan suara yang dihasilkan cenderung bersifat bass. Alat musik Pa’pompang ini memiliki bentuk yang hampir mirip dengan alat musik Angklung dari Jawa. Akan tetapi dalam permainannya, kedua alat musik ini sangatlah berbeda. Jika alat musik angklung dimainkan dengan cara digetarkan, sementara alat musik Pa’pompang ini dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik tradisional Pa’pompang ini dapat mengeluarkan jangkauan nada dua setengah oktaf dalam tangga nada. Alat musik jenis ini biasa dimainkan oleh semua kalangan masyarakat, baik dari usia anak-anak sampai orang dewasa. Dalam permainannya, alat musik Pa’pompang biasa dimainkan secara beramai-ramai, yakni mencapai 25 sampai 35 orang pada upacara-upacara khusus dan peringatan hari besar orang-orang Toraja, sehingga akan terlihat sangat meriah dan memukau. 9. Alat Musik Suling Bambu Alat Musik Suling Suling merupakan salah satu alat musik tradisional yang tergolong ke dalam keluarga alat musik tiup kayu atau beberapa juga dibuat dari bahan bambu. Suara alat musik Suling identik dengan merdu dan bisa dipadu padankan dengan permainan alat musik jenis lainnya. Terdapat berbagai jenis alat musik Suling, baik itu Suling tradisional maupun alat musik Suling modern. Bahkan beberapa Suling modern dibedakan untuk pelajar atau untuk profesional sebagai pemainnya. Untuk para pelajar, biasanya Suling dibuat dari bahan nikel perak atau logam yang dilapisi perak. Sementara untuk para profesional, Suling modern yang dimainkan dibuat dari bahan emas perak atau juga bisa kombinasi dari campuran keduanya. 10. Alat Musik Terompet Alat Musik Terompet Terompet sendiri merupakan alat musik tiup yang terbuat dari logam. Terompet tergolong ke dalam tingkatan tertinggi di antara Trombon, Tuba, Saksofon, Bariton, French Horn, Euphonium, yakni berada di pitch Bb. Alat musik aerophone jenis Terompet ini hanya memiliki 3 tombol dalam memainkannya. Para pemusik yang memainkan Terompet sering kali menyesuaikan embouchure untuk mendapatkan nada paling berbeda. 11. Alat Musik Harmonika Alat Musik Harmonika Harmonika merupakan alat musik tiup. Selain itu, Harmonika juga kerap dimainkan dengan cara dihisap lubangnya guna menghasilkan bunyi. Harmonika juga tergolong ke dalam alat musik aerophone. Menurut sejarahnya, Harmonika merupakan alat musik tradisional China yang dikenal dengan sebutan Sheng. Alat musik aerophone jenis ini sudah dikenal dan dimainkan kira-kira sejak 5099 tahun lalu, yakni pada masa Kekaisaran Nyu Kwa. 12. Alat Musik Trombon Alat Musik Trombon Trombon juga merupakan alat musik tiup. Suara yang dihasilkan dari alat musik ini berasal dari getaran bibir seperti pada jenis suara alat musik logam lainnya. Selain itu Trombon juga termasuk alat musik aerophone. Diberi nama Trombon yang merupakan asal kata Tromba atau Trumpet dan one dalam bahasa Italia. Akhiran one ini diartikan sebagai besar. Sehingga Trombon dapat diartikan sebagai Terompet Besar. Para pemain alat musik jenis dikenal dengan sebutan Trombonis. Trombon merupakan alat musik tiup yang tidak memiliki katup sebagai pengatur nada, sehingga ketika trombonis mengatur nada dengan menggunakan perangkat slide yang terdiri dari 4 bagian. Dua bagian tabung dalam paralel dan statis, ujungnya dibuat lebih tebal, serta dua tabung luar dibuat dapat bergerak ke depan dan ke belakang untuk mengatur nada yang dihasilkan Trombon. Pada saat memainkannya, Trombon diletakkan pada bahu kiri pemain, kemudian slide digerakkan menggunakan tangan pemain. Dengan bentuk yang sedemikian rupa membuat Trombon dapat menghasilkan bunyi yang lebih rendah dibandingkan terompet. Cara memainkannya juga Akordeon digendong dan dipegang dengan kedua tangan. Satu tangan difungsikan sebagai pengatur suara, sementara tangan yang lain untuk mengatur nada. 13. Alat Musik Piccolo Alat Musik Piccolo Alat musik Piccolo merupakan tergolong ke dalam keluarga alat musik Flute. Akan tetapi, Piccolo sendiri cenderung dimainkan pada komposisi Marching Band. Alat musik aerophone jenis ini memiliki bentuk yang lebih kecil dibandingkan dengan Flute. Nama alat musik ini diambil dari bahasa Italia, yakni Flauto Piccolo yang berarti “Flute kecil”. Piccolo dimainkan secara horizontal dan memiliki pitch suara lebih tinggi sebesar 1 oktaf dari Flute pada umumnya. Saat ini, Piccolo lebih banyak dimainkan untuk melengkapi instrumen musik di lingkungan militer. Akan tetapi sejarah Piccolo menceritakan bahwa alat musik jenis ini sudah mulai digunakan dalam permainan orkestra pada akhir abad ke-18. 14. Alat Musik Oboe Alat Musik Oboe Alat musik tiup selanjutnya adalah alat musik Oboe. Alat musik Oboe ini sudah ada sejak abad ke-17, alat musik ini muncul dan dimainkan sebagai alat musik khas Eropa. Oboe juga termasuk ke dalam alat musik aerophone. Diberi nama Oboe, kata ini diambil dari bahasa Perancis Hautbois yang memiliki arti high wood. Kata ini merujuk pada alunan suara yang dihasilkan dari alat musik Oboe ini. Oboe merupakan salah satu alat musik tiup yang menghasilkan suara melengking tinggi dan jernih. Dalam permainan musik orkestra, Oboe berperan sebagai pengambilan nada atau tuning. Bunyi yang terdengar jelas, sehingga membuat suara khas Oboe ini mudah didengar. 15. Alat Musik Pianika Alat Musik Pianika Pianika atau melodika merupakan alat musik tiup yang dimainkan dengan cara ditiup melalui corong atau pipa lentur yang terhubung ke mulut pemain. Umumnya, alat musik aerophone jenis ini digunakan sebagai media pendidikan kesenian musik di sekolah. Seperti keyboard, alat musik pianika ini memiliki bilah-bilah keyboard sampai sekitar 3 oktaf. Pianika dapat dimainkan sebagai melodi utama, ritme sederhana dan dapat juga sebagai pengiring lagu. Cara memainkannya adalah dengan tangan kiri memegang pianika, kemudian tangan kanan menekan bilah keyboard untuk memainkan melodi lagu, serta mulut meniupnya untuk menghasilkan bunyi. 16. Alat Musik English Horn Alat Musik English Horn Alat musik tiup selanjutnya diberi nama English Horn. Meskipun namanya merujuk pada bahasa Inggris, namun alat musik ini justru berkaitan erat dengan Oboe, yakni menggunakan buluh ganda dan dimainkan dengan cara yang sama seperti alat musik Oboe. Alat musik English Horn ini memiliki ukuran lebih panjang dari Oboe dan tabungnya sedikit lebih besar. Di bagian ujung bawahnya, terdapat bagian terbuka yang berbentuk lonceng bundar. Lonceng bundar ini akan memberikan dampak suara yang lebih hangat dan lebih utuh. Karena ukurannya lebih besar dari Oboe, maka alat musik aerophone jenis ini memiliki jangkauan nada yang lebih rendah daripada Oboe. Dalam beberapa permainan kesenian musik, pemain Oboe juga akan memainkan English Horn. 17. Alat Musik Klarinet Alat Musik Klarinet Klarinet sendiri merupakan alat musik ini tergolong ke dalam varian dari Terompet. Nama Klarinet sendiri berasal dari bahasa Italia Clarino yang berarti Terompet yang ditambahkan akhiran et serta dimaknai sebagai terompet kecil. Seperti alat musik tiup lainnya, klarinet membutuhkan permainan tiupan dengan satu tarikan nafas agar dapat menghasilkan bunyi sesuai dengan yang diharapkan. Klarinet sendiri dibedakan dalam banyak jenis dan beberapa di antaranya sudah tergolong langka, sementara yang umum dimainkan adalah Klarinet jenis Soprano nada B. 18. Alat Musik Saksofon Alat Musik Saksofon Alat musik tiup jenis saksofon ini baru diciptakan pada sekitar tahun 1840-an. Alat musik jenis ini diciptakan oleh seorang pemain Klarinet bernama Adolphe Sax yang merupakan warga negara Belgia. Alat musik yang terbuat dari bahan logam ini sempat terhambat perkembangannya, karena terikat hak paten yang dimiliki sang penemu alat musik ini. Setelah hak paten habis, penyempurnaan banyak dilakukan meskipun tidak banyak mengubah desain awal alat musik aerophone jenis ini. Dahulu, Saksofon banyak digunakan dalam orkestra dan band militer. Dan sekarang ini Saksofon lebih menjadi instrumen populer seperti jazz. Saksofon memiliki beragam jenis, salah satu di antaranya yang paling umum dimainkan adalah alat musik Soprano, Alto, Tenor, dan Bariton. 19. Alat Musik Bassoon Fagot Alat Musik Bassoon Bassoon atau juga dikenal dengan sebutan Fagot ini merupakan alat musik tiup yang cukup unik. Pasalnya alat musik jenis ini sekilas tampak seperti memiliki bentuk yang terdiri dari 2 buah alat tiup yang dilipat menjadi satu. Bassoon mulai dikembangkan pada abad ke-18. Pada saat awal perkembangannya, Bassoon hanya memiliki 4 buah kunci. Kemudian dalam perkembangannya pada abad ke-19, seorang pemimpin Marching Band Militer asal Jerman yang bernama Carl Almenrader mengembangkan Bassoon menjadi alat musik modern, yakni ditambahkan kunci menjadi 6 sampai 8 kunci. Sejak periode masa 1930-an, Bassoon sering dimainkan dalam komposisi orkestra. Hal ini didukung dengan karakter suara yang dihasilkan oleh alat musik tersebut yang khas karena bentuk desain dan bahannya yang masih alami, yakni dari kayu. 20. Alat Musik Flute Alat Musik Flute Flute juga merupakan alat musik tiup yang memiliki karakter bunyi yang lembut. Dengan demikian, tidak heran jika alat musik Flute ini dapat dipadu padankan dengan instrumen musik jenis lainnya. Alat musik Flute ini dibuat dari bahan logam, untuk kategori profesional di era modern ini Flute banyak dibuat dari bahan perak bahkan emas, tidak jarang juga dibuat dengan kombinasi dari kedua bahan tersebut. Sementara untuk para pemain pemula atau pelajar, mereka cenderung menggunakan Flute yang terbuat dari campuran nikel dan perak, atau logam sejenisnya yang kemudian dilapisi dengan perak. Dalam permainannya, Flute sendiri diperuntukkan dalam permainan nada tinggi dengan cara meniup secara berdampingan ke kiri maupun ke kanan. 21. Alat Musik Tuba Alat Musik Tuba Tuba merupakan salah satu jenis alat musik tiup yang pertama kali muncul dan dimainkan sejak abad ke-19 di Eropa. Tuba menjadi alat musik tiup dengan ukuran yang paling besar di antara alat musik tiup jenis lainnya. Dengan demikian suara yang dihasilkan berupa nada paling rendah. Alat musik Tuba tergolong ke dalam terompet tombol yang terdiri dari 3 tombol sebagai pengatur nada yang dihasilkan Tuba. Dengan demikian, alat musik Tuba dimainkan dengan cara meniup serta mengkombinasikan tombol yang ditekan dengan tekanan bibir pemain. Berdasarkan ukuran dan tinggi nada yang dihasilkannya, alat musik aerophone Tuba ini dibedakan menjadi beberapa jenis, yang meliputi contra bass tuba, bass tuba, tenor tuba dan subcontrabass tuba. 22. Alat Musik Recorder Alat Musik Recorder Alat musik tiup selanjutnya adalah alat musik Recorder. Alat musik jenis ini cukup populer sebab alat musik Recorder banyak dijadikan sebagai media pembelajaran seni musik di beberapa strata pendidikan, baik tingkat Sekolah Dasar maupun Sekolah Lanjutan. Recorder sendiri merupakan alat musik yang tergolong ke dalam satu keluarga dari Flute. Cara memainkan alat musik Recorder ini adalah dengan cara meniupnya dari ujung pangkal Recorder sembari membuka dan menutup lubang pada Recorder sesuai pola nada yang sudah ditentukan. Alat musik jenis ini dibedakan menjadi beberapa jenis, yang meliputi Treble, Tenor, dan Bass. Bahan yang digunakan untuk membuat sebuah Recorder adalah kayu, namun seiring dengan perkembangan zaman saat ini Recorder cenderung dibuat dari bahan plastik. 23. Alat Musik Daegeum Alat Musik Daegeum Daegeum merupakan salah satu alat musik tiup. Alat musik jenis ini dapat banyak dijumpai di Korea. Daegeum sendiri dibuat dari bambu yang dimainkan dengan cara ditiup seperti alat musik Flute. Alat musik jenis ini digunakan sebagai alat musik tradisional Korea. Dan seiring perkembangannya, Daegeum digunakan sebagai instrumen musik kontemporer. Alat musik Daegeum memiliki kembaran, meskipun dengan ukuran yang lebih kecil yaitu Junggeum dan Sogeum. Dan saat ketiga instrumen ini dimainkan bersamaan maka disebut sebagai samjuk yang diartikan sebagai “tiga bambu”. 24. Alat Musik Venu Alat Musik Venu Alat musik Venu juga merupakan alat musik tiup. Venu adalah alat musik tiup tradisional khas India. Alat musik jenis Venu dibuat dari bambu yang dilubangi dan dimainkan secara menyamping maupun horizontal. Bila dilihat secara sekilas, alat musik Venu memiliki bentuk yang menyerupai Seruling khas Indonesia. Di India, alat musik Venu adalah alat musik yang memiliki peranan penting dalam sebuah komposisi pertunjukan seni klasik India yang dikenal dengan sebutan Natya Shastra. Alat musik jenis ini juga banyak digambarkan oleh Dewa Hindu yang bernama Krishna. Hal ini dapat diamati dalam karya seni berupa patung atau lukisan yang menggambarkan Dewa Krishna sedang memainkan Venu. 25. Alat Musik Tumpong Alat Musik Tumpong Selanjutnya adalah Tumpong, alat musik tiup ini merupakan alat musik tradisional khas Filipina. Alat musik jenis ini dibuat dari bahan bambu yang dilubangi, serta untuk menghasilkan suaranya adalah dengan cara ditiup dari bagian atas Tumpong. Sekilas, alat musik Tumpong memang menyerupai alat musik Seruling khas Indonesia. Hal ini merupakan perwujudan bahwa budaya dan aspek-aspek di dalamnya saling berakulturasi dan menyebar di beberapa daerah sekitar. Di negara Filipina, alat musik Tumpong ini kerap kali dimainkan oleh masyarakat setempat di kala sore hari, yakni pada saat para anggota keluarga berkumpul dan bersantai bersama. 26. Alat Musik Shakuhachi Alat Musik Shakuhachi Yang terakhir adalah Shakuhachi. Dari namanya saja sudah dapat ditebak, bahwa alat musik tiup ini merupakan alat musik yang berasal dari negeri sakura, Jepang. Akat tetapi, menurut cerita sejarah, Shakuhachi memiliki asal usul berasal dari negeri tirai bambu China pada abad ke-8. Alat musik jenis ini merupakan alat musik yang terbuat dari bambu serta dilengkapi dengan 4 lubang untuk menghasilkan irama nada yang khas. Tak lupa juga satu buah lubang yang diperuntukkan bagi ibu jari. Nama Shakuhachi memang diambil dari bahasa Jepang, Shaku adalah penggambaran ukuran dari instrumen ini yakni memiliki satu shaku dengan ukuran panjang 30 cm, dan hachi ini menggambarkan ukuran 3 cm. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman, alat musik Shakuhachi ini dibuat ke dalam berbagai ukuran dan panjang. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan variasi nada yang beragam. Penutup Alat Musik Tiup Nah itulah penjelasan lengkap mengenai alat musik tiup yang berhasil penulis tulis buat kamu. mulai dari pengertian, cara memainkan, kegunaan, sampai beragam contoh alat musik yang unik dan modern. Semoga setelah menyimak penjelasan di atas, dapat mengenalkan kita semua mengenai keragaman alat musik tiup. Alat Musik Tiupsumber referensi
- Kecapi merupakan alat musik petik tradisional asal Jawa Barat. Kecapi diyakini berasal dari daerah Kuningan, Jawa kecapi berasal dari China yang memiliki nama lain Ghuzeng. Alat musik ini untuk mengiringi musik dengan alunan lembut Di Sunda, kecapi merupakan alat musik utama dalam tembang Sunda atau Mamaos Cianjuran tembang Sunda Cianjuran. Dalam perkembangannya, kecapi tidak hanya mengiringi musik tradisional Sunda melainkaan jenis musik yang lain, seperti pop, dangdut, dan sebagainya. Permainan Kecapi Dari segi permainan, kecapi dibedakan sebagai kecapi indung atau kecapi indung memimpin musik dengan cara memberikan intro, bridges, dan interlude, juga menentukan tempo. Sebagai pengiringnya digunakan sebuah kecapi besar dengan 18 atau 20 dawai. Baca juga Perjuangan Ngartini Huang Melestarikan Kecapi Tiongkok Untuk kecapi rincik, alat musik ini berfungsi untuk memperkaya iringan musik dengan mengisi ruang antar nada dengan frekuensi-frekuensi tinggi. Terutama dalam lagu kecapi suling atau sekar penambah. Sebagai pengiringnya digunakan sebuah kecapi yang lebih kecil yang memiliki jumlah dawai 15. SUSANTI Budayawan sekaligus maestro musik sunda, Tan Deseng, tengah memainkan kecapi. Bentuk Kecapi Kecapi memiliki dua bentuk, yaitu kecapi siter bentuknya kotak persegi panjang dan berbentuk mirip perahu jentreng, kecapi perahu, kecapi rincik. Kecapi siter bentuknya sederhana, bagian atas dan bawah berbentuk trapesium yang rata dan terdapat lubang resonansi di dalamnya. Kecapi siter cocok sesuai jika disandingkan dengan suling sunda yang terbuat dari bambu.
Padapostingan kali ini admin dapat sharing Info perihal Kenali 7 Alat Musik Tradisional dan Fungsinya Ini Biar Kece!, Info ini dihimpun berasal dari beragam sumber menjadi mohon maaf jikalau informasinya tidak cukup lengkap atau tidak cukup tepat. Postingan kali ini juga mengulas berkenaan Cara Memainkan Alat Musik Kecapi » Blog elevenia, Alat Musik Kecapi: Read More »
4 menit Tahukah kamu apa saja alat musik Jawa Barat yang memiliki keunikan dan kerap digunakan sebagai instrumen tradisional di tanah Pasundan? Berikut daftar dan cara memainkannya. Selain aksara Sunda, hal lain yang bisa kamu pelajari mengenai budaya Sunda adalah alat musik tradisional Jawa Barat. Alat musik dari Jawa Barat tergolong cukup lengkap mulai dari alat musik tiup, pukul atau tepuk, petik, hingga gesek. Sebagian orang mungkin hanya mengenal alat musik angklung, kendang, atau suling. Padahal, alat musik dari wilayah tersebut bukan hanya ketiga nama itu. Ada banyak alat musik khas tanah Sunda yang biasa disebut waditra. Waditra adalah sebutan alat musik tradisional Jawa Barat yang berkaitan dengan seni karawitan. Lantas, apa saja alat musik yang berasal dari tanah Sunda? Berikut daftar dan cara memainkannya, Sahabat 99. 20 Alat Musik Jawa Barat dan Cara Memainkannya 1. Angklung Sumber Angklung adalah alat musik yang berasal dari Jawa Barat dan terbuat dari bambu. Alat musik angklung dimainkan dengan dengan cara digoyangkan sehingga memunculkan bunyi dari benturan badan pipa bambu. Saat ini, angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak 2010. 2. Suling Sumber Lazada/Jawa_Berkah Suling adalah alat musik Jawa Barat yang terbuat dari bambu tamiang. Alat musik yang satu ini memiliki empat hingga enam lubang sebagai pengatur nada. Cara memainkan suling Sunda adalah ditiup. 3. Jentréng Sumber Jentréng adalah alat musik dari tanah Sunda yang hampir mirip dengan kacapi. Alat musik jentreng terbuat dari kayu kembang atau kenanga hingga kayu nangka. Cara memainkan jentreng adalah dipetik menggunakan jari-jari tangan. Jentreng biasa dimainkan bersama-sama dengan tarawangsa untuk mengiringi pantun Sunda dan kesenian lainnya. 4. Jengglong Sumber Ryanti Jengglong adalah alat musik tradisional Sunda yang biasanya masih dalam satu perangkat dengan bonang. Cara memainkan jengglong adalah dipukul baik yang digantung atau disimpan seperti penempatan kenong. Alat musik yang satu ini terbuat dari perunggu, kuningan, atau besi. 5. Kendang Sumber pirna Kendang adalah alat musik yang terbuat dari kayu pohon nangka, buah, atau kelapa dilengkapi kulit sapi atau kambing. Cara memainkan kendang yaitu dengan cara dipukul hingga mengeluarkan bunyi. Kendang berfungsi sebagai pengatur tempo dalam instrumen musik dan seni pertunjukan teater, seni suara, seni tari, dan seni lainnya. 6. Karinding Sumber Karinding merupakan alat musik yang berasal dari Jawa Barat yang terbuat dari bambu, pelepah pohonaren atau kawung. Cara memainkan karinding adalah karinding disimpan di bibir, lalu tepuk bidang pemukul dengan jari tangan agar tercipta resonansi suara. Pada tempo dulu, suara dari karinding berfungsi sebagai pengusir hama. 7. Goong Sumber Goong atau gong merupakan alat musik Sunda yang terbuat dari leburan logam. Cara memainkan goong adalah dipukul menggunakan alat pemukul kayu yang dibalut karet. Goong juga termasuk ke dalam perangkat gamelan pélog, saléndro, atau degung. 8. Kacapi Sumber Kacapi atau kecapi berasal dari daerah Jawa Barat yang dimainkan dengan cara dipetik. Waditra petik yang satu ini biasa digunakan sebagai alat musik pengiring kesenian Sunda. Ada dua buah jenis kacapi yang digunakan yakni kacapi indung dan kacapi rincik. 9. Celempung Sumber jpnn/ricardo Celempung adalah alat musik yang terbuat dari bambu, berguna sebagai pelengkap instrumen musik tradisional. Alat musik Sunda ini dimainkan dengan cara dipukul dengan tangan kosong pada bagian ujung, sedangkan badan bambu dipukul dengan alat bantu pemukul dari kayu. Badan dan ujung celempung dipukul secara bergantian untuk mengatur suara. 10. Calung Sumber Calung alat musik tradisional Jawa Barat yang terbuat dari bambu. Cara memainkan calung adalah dipukul menggunakan alat pemukul pada ruas bambu sehingga menghasilkan suara dengan nada-nada berbeda. Alat musik ini merupakan purwarupa dari angklung yang terdiri dari dua jenis calung Sunda yakni calung rantay dan calung jingjing. 11. Tarawangsa Sumber Antara Foto/Adeng Bustomi/wsj Tarawangsa adalah alat musik Jawa Barat yang terbuat dari kayu kenanga. Termasuk alat musik tertua di tanah Sunda, cara memainkan tarawangsa adalah digesek. Tarawangsa kerap digunakan untuk pertunjukkan kesenian Sunda yang sering dimainkan secara bersamaan dengan jentréng. 12. Toléat Sumber Toléat merupakan alat musik yang terbuat dari bambu tamiang yang dimainkan dengan cara ditiup seperti suling. Meski demikian, nada yang dihasilkan toléat berbeda dengan suling. Perbeaan toléat dan suling ada pada jumlah lubang suara. 13. Tarompét Sumber bukalapak/Robi tarompet wulung sari Tarompét adalah alat musik tradisional Sunda yang dibuat dari kayu dan mempunyai tujuh lubang suara. Cara memainkan tarompét yaitu ditiup. Di tanah Sunda, alat musik ini biasanya dipakai untuk mengiringi pagelaran tari, pencak silat, benjang, hingga kuda lumping. Alat Musik dari Jawa Barat Lainnya 14. Kulanter15. Bonang16. Arumba17. Saron Panerus18. Gambang19. Rebana20. Dogdog *** Semoga bermanfaat. Simak informasi menarik lainnya di Berita Indonesia. Kunjungi dan jika kamu sedang mencari rumah impian. Temukan segala kemudahan dalam mencari hunian karena kami AdaBuatKamu. Yuk, cek promo terbatas dan terjangkau salah satunya dari Botania Lake Residence!
Fretadalah batang logam yang dipasang secara horizontal di leher ukulele untuk memisahkan not dan akor. Tempatkan jempol kiri pada fret paling atas (bagian di sebelah kepala ukulele). Selanjutnya, tempatkan 4 jari di bawah leher sehingga Anda bisa menekan senar dari sisi bawah ini. Ketika memainkan ukulele, tangan harus bergerak maju mundur di